Berita

Atol Kwajalein, Kepulauan Marshall/Net

Dunia

Kepulauan Marshall Konfirmasi Kasus Pertama Covid-19, Dua Orang Amerika Terinfeksi

KAMIS, 29 OKTOBER 2020 | 08:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kepulauan Marshall mengakhiri status sebagai satu di antara sedikit negara yang bebas Covid-19.

Negara kepulauan itu akhirnya mengonfirmasi kasus Covid-19 pertamanya pada Rabu malam (28/10). Di mana infeksi pertama langsung melibatkan dua pekerja di garnisun Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) di Atol Kwajalein.

Keduanya, wanita 35 tahun dan pria 46 tahun, dinyatakan positif Covid-19 setelah tiba dengan penerbangan militer dari Hawaii pada Selasa (27/10).


Meski begitu, dimuat AFP, keduanya tidak memiliki kontak komunitas selama berada di Marshall.

"Kami dapat meyakinkan publik bahwa ini adalah kasus perbatasan yang ketat dan ditemukan saat orang-orang ini berada di karantina, di mana mereka tetap berada di sana sampai saat ini," ujar Sekretaris Utama, Kino Kabua dalam sebuah pernyataan.

Kabua menjelaskan, dua orang Amerika tersebut telah mendapatkan hasil tes swab negatif sebelum meninggalkan Hawaii dan keduanya tidak menunjukkan gejala.

Wanita itu sebelumnya menderita Covid-19 pada akhir Juli dan saat ini tengah dilakukan tes untuk melihat apakah positif yang ditunjukkan hanya bersifat historis yang tidak menular.

Sementara itu, untuk pria tidak memiliki riwayat infeksi.

Walikota Atol Ebon, Marie Davis Milne, yang sering mengkritik pelonggaran perbatasan, mengatakan konfirmasi Covid-19 adalah pukulan bagi negara berpenduduk hampir 80 ribu itu.

"Apa yang kami khawatirkan telah menjadi kenyataan. Sekarang nyawa akan berisiko karena segelintir orang membuat keputusan yang mereka lakukan untuk alasan apa pun," ujarnya.

"Kehidupan seperti yang kita semua tahu akan berada dalam ketidakpastian sampai pemberitahuan lebih lanjut karena pilihan beberapa orang," tambahnya.

Kepulauan Marshall yang terletak di antara Australia dan Hawaii telah menutup perbatasannya pada awal Maret untuk mencegah virus, seperti negara-negara kepulauan Pasifik lainnya.

Tetapi sejak Juni, Kepulauan Marshall telah sedikit melonggarkan pembatasan untuk mengizinkan beberapa orang, sebagian besar pekerja pangkalan militer AS, yang dikenai karantina ketat selama tiga minggu di garnisun Kwajalein.

Sejauh ini, negara-negara pulau terpencil seperti Kiribati, Mikronesia, Nauru, Palau, Samoa, Tonga, Tuvalu, dan Vanuatu diyakini masih bebas dari virus.

Kepulauan Solomon sendiri kehilangan status bebas virusnya pada awal Oktober.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya