Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto/Ist

Politik

Ogah Pusing Hasil Survei, PDIP: Yang Penting Hasil Akhir Pemilu

RABU, 28 OKTOBER 2020 | 19:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tak mau ambil pusing dengan hasil survei beberapa lembaga terkait elektabilitas partai politik.

Menurut Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, berpolitik bukanlah sekadar urusan hitung-hitungan suvei.

"Bagi PDI Perjuangan, kami diajarkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, bahwa berpolitik itu bukan memelototi survei, tapi kerja kebudayaan, membangun peradaban, mencerdaskan kehidupan berbangsa," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/10).
.

.
Menurutnya, yang seharusnya dilakukan partai politik adalah mempraktikkan secara langsung bahwa berpolitik itu membumi. Semua kader PDIP, kata dia, diajarkan untuk belajar dari alam, untuk bergerak di dalam menjaga keseimbangan alam raya dengan gerakan menanam.

Berpolitik juga menjalankan fungsi rekrutmen serta menggerakkan organisasi pendidikan politik. "Juga memperjuangkan aspirasi rakyat menjadi keputusan politik," lanjutnya.

Saat disinggung mengenai hasil survei salah satu lembaga yang menunjukkan elektabilitas partai berlambang banteng ini stagnan, Hasto mengatakan hasil riset selalu bersifat dinamis. Artinya, angkanya bisa naik dan turun dan finalnya saat proses pemilihan di Pemilu atau Pilkada.

"Kalau elektoral PDI Perjuangan dikatakan stagnan, referensi kita pada Pemilu yang lalu saat perolehan 18,98 %. Alhamdulillah berarti rakyat masih memberikan kepercayaan pada PDI Perjuangan," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya