Berita

Jaringan Muda Kebangsaan menggelar acara Doa Kebangsaan Pemuda Lintas Agama menggelar aksi di Patung Kuda, Jakarta Pusat/Ist

Politik

Sambut Hari Sumpah Pemuda, Jaringan Muda Kebangsaan Gelar Doa Untuk Bangsa

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 21:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menyambut momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92, puluhan pemuda yang tergabung dalam Jaringan Muda Kebangsaan menggelar acara Doa Kebangsaan Pemuda Lintas Agama di Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Selasa (27/10).

Perwakilan Pemuda dari Agama Kristen, Yandi menyampaikan bahwa doa kebangsaan digelar untuk mendoakan keselamatan para pemimpin bangsa dan rakyat agar terus menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia.

Pun demikian yang disampaikan perwakilan dari Agama Katolik Fransiskus Dandy yang secara khusus menyebut doa tersebut juga ditujukan untuk Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.


"Terkhusus kami mendoakan Bapak Jokowi dan Kiai Maaruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden agar terus diberikan hikmat dan rahmat dalam memimpin bangsa ini," Kata Dandy.

Mereka juga menegaskan, kegiatan tersebut sebagai bentuk konkret pemuda dalam mendukung dan mengawal pemerintahan agar berjalan sesuai dengan jalurnya dan sejalan dengan amanat rakyat.

"Kami juga mendukung aparat Kepolisian dan TNI untuk selalu menjaga keamanan dan kondusifitas negara agar tetap aman, damai, dan tentram," lanjut perwakilan pemuda dari agama Islam, M. Solehun.

Selain memanjatkan doa, mereka juga secara bergantian menyampaikan orasinya sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah agar terus mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Di akhir acara Doa Kebangsaan tersebut, mereka menyampaikan sejumlah seruan kebangsaan, di antaranya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong mendukung pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penangananpandemi Covid 19. Mereka juga mengecam keras pihak-pihak yang mencoba merongrong pemerintahan yang sah.

Mereka juga memastikan akan mendukung Polri bersama TNI untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas bangsa. Terakhir, mereka mendukung pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 dengan wajib menjalankan protokol kesehatan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya