Berita

Talkshow bertajuk "Suryopratomo, Dari Relawan Hingga Duta Besar” yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa, 27 Oktober 2020/RMOL

Kesehatan

Suryopratomo: Ironi Pandemi Covid-19 Dijadikan Euforia Demokrasi

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 13:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tidak ada negara yang siap menghadapi pandemi Covid-19. Bahkan ketika virus corona muncul, kondisi sistem kesehatan Indonesia pun tidak mumpuni.

Sayangnya, relawan Satgas Penanganan Covid-19 Suryopratomo mengatakan, ironi tersebut dijadikan euforia demokrasi untuk sehingga akhirnya mitigasi wabah menjadi terhambat.

Ketika kasus pertama Covid-19 muncul di Indonesia pada Maret, Tommy - sapaan Suryopratomo membeberkan, sistem kesehatan tanah air tidak cukup tangguh untuk menghadapi pandemi.


Dengan 270 juta populasi, ia mengatakan, Indonesia hanya memiliki kurang dari 200 ribu dokter.

"Kemudian dokter spesialis tidak sampai 35 ribu. Yang lebih ironis lagi dokter paru kita itu kurang dari 2.000. Belum lagi kita bicara fasilitas kesehatan," ujarnya dalam talkshow bertajuk "Suryopratomo, Dari Relawan Hingga Duta Besar” yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (27/10).

Dengan ironi tersebut, mantan pemimpin redaksi surat kabar Kompas itu mengatakan, alih-alih berjuang, masyarakat Indonesia justru mengeksploitasinya.

"Saya melihat selama enam bulan pertama ini kita masuk dalam euforia demokrasi, (pandemi) dianggap sebagai sebuah isu untuk memotret ketidakmampuan pemerintah," tutur Tommy.

"Semua orang mengeksploitasi kelemahannya. Bukan kemudian 'ayo sharing', 'apa yang dibutuhkan bangsa ini?'," lanjutnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Bareskrim Bongkar Tempat Jual Beli Ekstasi di Tempat Hiburan Malam

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:59

Ekonom Sambut Baik Kerja Sama RI-Jepang soal Energi Hijau

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:45

NKRI di Persimpangan Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:13

Legislator Kebon Sirih Bareng Walkot Jakbar Sidak Terminal Kalideres

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:50

Menhan: Masyarakat Harus Benar-benar Merasakan Kehadiran TNI

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:25

RI Siapkan Tameng Hadapi Investigasi Dagang AS

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:08

Kemenhub Tegaskan Penerbangan ke Luar Negeri Tetap Beroperasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:50

Teheran Diserang Lagi, Israel Klaim Bunuh Dua Pejabat Tinggi Iran

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:30

Sopir Taksi Daring Lapor Polisi Usai Dituduh Curi Akun Mobile Legend

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:10

BI Beri Sinyal Tidak Akan Pangkas Suku Bunga Imbas Gejolak Global

Rabu, 18 Maret 2026 | 00:50

Selengkapnya