Berita

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menempati capres urutan teratas di Survei Indikator/Net

Politik

Selain Puan Maharani, PDIP Harus Perhitungkan Usung Ganjar Pranowo Jadi Capres

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 05:40 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

PDIP harus mulai memperhitungkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai salah satu nama yang akan dimajukan pada pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Demikian pendapat Direktur Indopolling Network, Wempy Hadir meresposn hasil survei Indikator Politik Indonesia, Selasa (27/10).

Menurut Wempy, melihat data survei kondisi nama-nama yang akan bertarung pada Pilpres mendatang masih sangat cair.


Meski demikian, tertingginya elektabilotas Ganjar harus menjadi bahan pertimbangan PDIP dalam menentukan siapa yang akan diusung, selain Putri mahkota Partai berlambang banteng Puan Maharani.

"Kalau Ganjar punya modal sosial yang bagus, gubernur 2 periode di daerah yang memiliki pemilih yang tinggi, punya rekam jejak politik bersih. Harus jadi pertimbangan politik PDIP. Saya kira PDIP punya kepentingan mengorbitkan Ganjar selain putir mahkotanya (Puan Maharani)," demikian kata Wempy kepada Kantior Berita Politik RMOL, Selasa (27/10).

Terkait siapa yang nantinya bakal diusung, Wempy meyakini seluruh partai akan mengacu pada hasil survei dan kehendak masyarakat umum.

Kata Wempy, bisa jadi PDIP akan mengusung sosok yang sesuai hasil survei angka elektabilitasnya tinggi dan juga diinginkan masyarakat.

"Siapa yang akan diusung oleh PDIP tentu berdasarkan hasil survei dan kehendak publik. Sampai skerang menurut saya belum kelihatan petanya. Penentunya sejauh mana figur yang ditawarkan diterima oleh publik," demikian kata Wempy.

Hasil Survei Indikator Ganjar Pranowo menjadi figur paling potensial untuk menjadi calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang dengan perolehan angka sebesra 18.7 persen.

Di urutan kedua ada Ketum Partai Gerindra dan Menhan RI, Prabowo Subianto (16,8 persen), diikuti oleh Anies Baswedan (14,4 persen dan Sandiaga Uno (8,8 persen).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya