Berita

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Salip Prabowo Anies, Gaya Kepemimpinan Ganjar Selama Covid-19 Cocok Dengan Masyarakat Indonesia

SELASA, 27 OKTOBER 2020 | 04:13 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Survei Indikator menempatkan Gubernur Jawa Tengah sebagai figur yang tertinggi diharapkan masyarakat menjadi calon presiden pada 2024 mendatang.

Elektabilitas Ganjar berada di angka 18,7 persen melewati Prabowo Subianto (16,8 persen), Anies Baswedan (14,4 persen) dan Sandiaga Uno (8,8 persen).

Direktur Indopolling Network, Wempy Hadir mengaku tidak kaget dengan hasil survei Indikator Politik Indonesia. Mengingat selama memimpin dua periode di Jateng, karakter Ganjar relatif cocok dengan gaya kepemimpinan yang diinginkan masyarakat Indonesia.


"Apalagi pada situasi pandemi (Covid-19) seperti saat ini, Ganjar sangat rajin turun ke masyarakat, merakyat dan kerap berdialog dengan masyarakat. Watak kepemimpinan seperti inilah yang diinginkan masyarakat Indonesia. Wajar saja Ganjar elektabilitasnya naik signifikan," demikian analisa Wempy saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (27/10).

Lebih lanjut Wempy berpendapat, jika dilihat dari nama-nama yang menonjol sebagai sosok yang diinginkan masyarakat menjadi pemimpina Indonesia di masa akan datang, maka kecenderungan emimpin daerah atau elite politik yang perannya kuat dalam menanggulangi bencana non alam Covid-19.

Wempy kemudian mencontohkan beberapa nama selain Ganjar diantaranya, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, Agus Harimurti Yudhoyono dan Khofifah Indar Parawansa.

"Mereka yang tren elektabilitasnya naik karena saat pandemi (covid-19) masyarakat melihat kerjanya nyata dalam mengatasi wabah Covid-19," demikian kata Wempy.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya