Berita

Aksi teatrikal dalam demo Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) di depan gedung Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jakarta Pusat/Ist

Politik

Demo Diskualifikasi Paslon Ilyas-Endang Diwarnai Aksi Teatrikal Ikat Leher Bawaslu Dan KPUD

SENIN, 26 OKTOBER 2020 | 22:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi demonstrasi dilakukan Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) di depan gedung Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jakarta Pusat, Senin (26/10).

Dalam aksinya, mereka mendesak DKPP segera memproses polemik diskualifikasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam dan Endang PU Ishak.

“Kami mendesak pihak DKPP RI untuk segera menindaklanjuti laporan yang kami layangkan hari Rabu yang lalu, karena kami sudah melengkapi semua administrasi yang diminta oleh DKPP,” kata Koordinator aksi AMPD, M Hafidz Kudsi.


Aksi tersebut turut diwarnai teatrikal di mana ada dua orang mengenakan jas dan bertopeng wajah Ketua Bawaslu dan KPUD Ogan Ilir terikat tali di leher. Sedangkan satu orang berdasi berada di tengah dan menarik tali yang mengikat keduanya.

“Ini menandakan bahwa sekuat dan sekencang apapun tarikan yang terjadi di luar sana dalam kasus ini, DKPP RI harus tetap dan segera memeriksa Bawaslu dan KPUD Ogan Ilir yang kami duga telah melanggar kode etik penyelenggara,” jelas Hafidz.

Ke depan, pihaknya mengaku akan melakukan aksi serupa bila laporannya tidak kunjung ditindaklanjuti oleh DKPP dengan tetap memerhatikan protokol keksehatan. "Kami akan turun lagi dengan massa aksi yang lebih besar jika laporan kami terkesan diabaikan,” tambah Hafidz.

AMPD sebelumnya melaporkan KPU dan Bawaslu Ogan Ilir ke DKPP dengan menyertakan sejumlah alat bukti dan telah mendapat tanda terima dari DKPP 02-21/SET-02/X/2020. KPU dan Bawaslu Ogan Ilir dilaporkan sebagai buntut dari keputusan KPU mendiskualifikasi Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak sebagai pasangan calon kepala daerah pada Pilkada Ogan Ilir 2020.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya