Berita

Gus Yaqut/Net

Politik

Gus Yaqut Berharap Penangkapan Gus Nur Bikin Jera Para Penceramah Bermulut Kotor

MINGGU, 25 OKTOBER 2020 | 13:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aparat kepolisian diminta untuk memberi hukuman yang adil dan setimpal bagi penceramah Nur Sugi Rahardja alias Gus Nur.

Permintaan itu disampaikan Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut. Tujuannya agar Gus Nur bisa segera jera dan tidak lagi menebar perpecahan.

“Saya barharap, ini proses hukumnya bisa cepat dan dihukum setimpal, yang pantas, sehingga memberi efek jera. Bukan hanya kepada Sugi, tapi juga kepada penceramah-penceramah yang model mulutnya sama dengan Sugi,” ujar Gus Yaqut kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/10).


Menurutnya, masih banyak penceramah yang kerap melontarkan ujaran kebencian dalam isi ceramahnya. Penangkapan Nur Sugi, Katanya, dapat memberikan pelajaran bagi penceramah agar tidak ceroboh dalam menyampaikan syiarnya.

“Ini masih banyak di luar ini. Jadi ya berharap polisi cepat. Sugi ini bisa jadi trigger lah untuk kasus-kasus penceramah dengan mulut kotor seperti itu,” tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya