Berita

Miliarder Isarel-Amerika/Net

Dunia

Miliarder AS Haim Saban: Putra Mahkota Arab Saudi Akan Dibunuh Iran Dan Qatar Jika Sepakati Normalisasi Arab-Israel

SABTU, 24 OKTOBER 2020 | 14:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari miliarder keturunan Israel-Amerika, Haim Saban. Ia mengaku bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kepadanya bahwa dia sangat mengkhawatirkan nyawanya yang terancam jika sampai membuat kesepakatan normalisasi Arab-Israel.

Dilaporkan media Haaretz, Saban mengungkapkan bahwa putra mahkota Saudi, yang juga dikenal dengan inisialnya MBS, mengatakan jika ia mengikuti langkah Uni Emirat Arab dan Bahrain, itu akan membuatnya dibunuh oleh Iran, Qatar, dan rakyatnya sendiri.

Pemilik dunia hiburan AS itu membuat klaim tersebut pada acara kampanye online pro-Biden pada hari Rabu berjudul 'Keamanan dan Kesejahteraan Israel di Gedung Putih Biden', yang diselenggarakan oleh Florida untuk Joe Biden dan Kamala Harris, seperti dikutip dari MEE, Sabtu (24/10).


UEA dan Bahrain, yang secara erat mengoordinasikan kebijakan luar negeri mereka dengan Arab Saudi, menormalisasi hubungan dengan Israel pada Agustus, lalu memperkuat langkah tersebut dengan upacara penandatanganan di Gedung Putih bulan lalu.

Saban, seorang miliarder yang mendirikan Saban Center for Middle East Policy di Brookings Institution, adalah salah satu dari sedikit Demokrat yang hadir ketika perjanjian, yang dijuluki Abraham Accords, dan ditandatangani pada 15 September.

Pada hari Jumat (23/10) waktu setempat, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia mengharapkan Arab Saudi juga menyetujui hubungan yang lebih dekat dengan Israel dalam beberapa bulan mendatang.

Komentarnya muncul tak lama setelah Sudan menjadi negara Arab ketiga dalam beberapa bulan terakhir yang menormalisasi hubungan dengan Israel.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Farhan al-Saud mengatakan kerajaan tidak akan mengakui Israel sampai ada negosiasi antara Israel-Palestina.

Saban, seorang donor lama untuk partai Demokrat, juga menggunakan platformnya pada acara online hari Rabu untuk memuji calon presiden dan komitmen 47 tahun mantan Wakil Presiden Joe Biden untuk Israel.

"Semua orang Yahudi di Amerika yang peduli dengan aliansi AS-Israel tahu mereka dapat tidur nyenyak di bawah kepresidenan Biden," katanya.

Kesepakatan normalisasi sebagian besar telah dipenuhi secara positif di antara Demokrat dan Republik.

Miliarder itu juga mengklaim bahwa Presiden Donald Trump memainkan peran kecil dalam mengamankan Abraham Accords, sementara sebagian besar kredit harus diberikan kepada menantu dan penasihat seniornya, Jared Kushner.

"Semua pujian harus diberikan kepada Jared Kushner dan [ajudannya] Avi Berkowitz, yang bekerja sangat keras untuk itu," kata Saban.

Trump telah menyoroti kesepakatan normalisasi Arab dengan Israel sebagai pencapaian besar saat ia mencari masa jabatan lain dalam pemilihan 3 November, dengan basis Kristen evangelisnya yang sangat mendukung Israel.

Namun, kesepakatan normalisasi telah membuat marah warga Palestina, yang menyebut hal itu sebagai 'tikaman dari belakang', menunjukkan bahwa mereka memberi penghargaan kepada Israel dan mengizinkannya melanjutkan pendudukan ilegal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, serta pengepungannya di Gaza.

Sebuah survei baru - baru ini menemukan bahwa, meskipun UEA dan Bahrain bergerak, mayoritas populasi Arab terus menentang keras normalisasi dengan Israel.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya