Berita

jet siluman F-35/Net

Dunia

Israel Tidak Akan Halangi AS Jual Jet Siluman F-35 Ke UEA

SABTU, 24 OKTOBER 2020 | 13:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah AS telah sepakat untuk mempertimbangkan izin kepada UEA untuk membeli jet siluman F-35 dalam kesepakatan sampingan dengan perjanjian normalisasi antara Israel dan Emirates.

Menanggapi hal itu, dalam sebuah pernyataan bersama dengan Menteri Pertahanan Benny Gantz, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa negaranya tidak akan menentang penjualan sistem senjata canggih AS ke UEA. Tampaknya senjata canggih yang dimaksud mengacu pada pesawat tempur F-35 tersebut.

Sebelumnya Gantz dan kepala pertahanan AS Mark Esper mencapai kesepakatan di Washington pada Kamis (22/10). Gantz dan Netanyahu menyebut kesepakan itu akan secara signifikan meningkatkan kemampuan militer Israel.


"Karena AS meningkatkan kemampuan militer Israel dan mempertahankan keunggulan kualitatif militer Israel, Israel tidak akan menentang penjualan sistem ini ke UEA," kata keduanya pada Jumat, seperti dikutip dari Al-Jazeera, Sabtu (24/10).

Namun, pernyataan keduanya tidak menyebutkan F-35 secara eksplisit.

"Kami tidak pernah berselisih dengan UEA mereka selalu berada di pihak kami. Dan proses itu terus berjalan - saya pikir semoga cepat," kata Trump di Kantor Oval Gedung Putih setelah mengumumkan bahwa Sudan akan menjadi negara berikutnya di kawasan itu yang menjalin hubungan dengan Israel.

Israel telah lama menentang penjualan pesawat tempur tersebut kepada sekutu AS di kawasan itu termasuk Mesir dan Yordania, yang keduanya memiliki perjanjian damai dengan Israel. Sementara itu Israel sendiri telah menerima pengiriman F-35 pertama, yang didambakan oleh kekuatan Teluk termasuk UEA.

Pernyataan Netanyahu dan Gantz muncul beberapa menit setelah pengumuman tentang normalisasi hubungan antara Israel dan Sudan, menyusul UEA dan Bahrain.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya