Berita

Amerika Serikat akan memindahkan kedutaannya di Riyadh, Arab Saudi/Net

Dunia

Bangun Gedung Kedutaan Baru Di Riyadh, AS Makin Lengket Dengan Arab Saudi

JUMAT, 23 OKTOBER 2020 | 13:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah bersiap-siap untuk membangun gedung kedutaan baru di ibukota Arab Saudi, Riyadh.

Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Biro urusan Timur Dekat, David Schenker mengungkap perwakilan sudah mendapatkan lokasi baru dan proses pembangunan hingga pemindahan kedutaan kemungkinan akan rampung enam tahun ke depan.

"Persiapan sedang dilakukan untuk memperoleh lokasi kedutaan baru di Riyadh, yang bersama dengan kontrak baru dengan Jeddah dan Dhahran mewakili investasi lebih dari 1 miliar dolar AS," ujar Schenker, seperti dikutip Arab News, Jumat (23/10).


"Kami telah memilih lokasi seluas 26 acre dan target penyelesaian 2026 untuk kedutaan baru," sambung dia, saat berbicara dalam sebuah forum.

Dalam pernyataannya, Schenker juga membuka kedekatan antara AS dan Arab Saudi yang sudah terbangun sejak 75 tahun lalu, ketika Raja Abdul Aziz bin Saud dan Presiden Franklin D. Roosevelt bertemu di atas kapal USS Quincy di Great Bitter Lake, Mesir pada 14 Februari 1945.

Saat ini, ia mengatakan, angka perdagangan antara AS dan Arab Saudi hampir mencapai 40 miliar dolar AS.

Ia juga menyebutkan betapa kompaknya Washington dan Riyadh ketika membasmi ISIS di kawasan.

“Ketika Anda melihat ke mana kita menuju dalam beberapa dekade mendatang, kami akan meningkatkan bidang kerja sama tradisional seperti pertahanan, keamanan, energi dan perdagangan, tetapi juga membantu Arab Saudi untuk mewujudkan tujuan 2030 untuk mengubah masyarakatnya dan mendiversifikasikan ekonomi," terangnya.

"Kami akan terus melibatkan Arab Saudi dalam memajukan reformasi hak asasi manusia termasuk mengintegrasikan wanita ke dalam tujuan ekonomi dan memberdayakan kaum muda," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya