Berita

Dutabesar Iran untuk Irak, Iraj Masjedi/net

Dunia

Dianggap Bertanggung Jawab Atas Serangan Terhadap Pasukan AS, Dubes Iran Di Irak Dapat Sanksi

JUMAT, 23 OKTOBER 2020 | 08:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada Dutabesar Iran untuk Irak, Iraj Masjedi.

Sanksi itu diumumkan oleh Departemen Keuangan AS pada Kamis (22/10), karena Masjedi anggap memainkan peran dalam kebijakan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran (IRGC-QF).

"Sebagai penasihat dekat mantan Komandan IRGC-QF Qassem Soleimani, Masjedi memainkan peran formatif dalam kebijakan Irak IRGC-QF," ujar departemen, seperti dikutip Al Arabiya.


Dalam pernyataan itu, Masjedi dianggap telah mengawasi program pelatihan dan dukungan untuk kelompok milisi Irak. Ia juga telah mengarahkan atau mendukung kelompok yang bertanggung jawab atas serangan yang membunuh dan melukai pasukan AS di Irak.

AS pun menuding Masjedi telah mengeksploitasi posisinya sebagai dutabesar untuk melakukan transfer keuangan guna kepentingan IRGC-QF.

Dalam pernyataan terpisah, Departemen Keuangan memasukkan lima entitas Iran ke dalam daftar hitam karena berusaha mempengaruhi pemilihan presiden AS pada 3 November.

Mereka termasuk IRGC, IRGC-QF, Bayan Rasaneh Gostar Institute (Bayan Gostar), Radio dan Televisi Islam Iran (IRTVU), dan Persatuan Media Virtual Internasional (IUVM).

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan Iran menunjuk pejabat IRGC-QF untuk melaksanakan agenda luar negeri mereka yang tidak stabil.

"Amerika Serikat akan terus menggunakan alat dan otoritas yang dimilikinya untuk menargetkan rezim Iran dan pejabat IRGC-QF yang berusaha mencampuri urusan negara-negara berdaulat, termasuk setiap upaya untuk mempengaruhi pemilihan AS," pungkas Mnuchin.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya