Berita

Salah satu bandara milik Angkasa Pura II/Ist

Bisnis

Pemerintah Beri Stimulus PSC Di 5 Bandara, Tiket Pesawat Akan Lebih Murah

KAMIS, 22 OKTOBER 2020 | 22:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penumpang pesawat yang membeli tiket mulai 23 Oktober-31 Desember 2020 untuk keberangkatan domestik di 5 bandara PT Angkasa Pura II dibebaskan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau dikenal juga dengan Passenger Service Charge (PSC).

5 bandara tersebut adalah Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Kualanamu (Deli Serdang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Silangit (Siborong-borong) dan Banyuwangi.

Pembebasan PSC tersebut sesuai dengan kesepakatan yang ditandatangani President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin dan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto, beserta stakeholder lainnya, Kamis (22/10).


“PT Angkasa Pura II sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan atas stimulus terhadap sektor penerbangan nasional melalui pembebasan PSC bagi penumpang pesawat," kata President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulisnya.

Stimulus tersebut diyakini akan membuat penerbangan bisa berkontribusi dalam perekonomian Tanah Air serta mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dengan demikian, nantinya harga tiket pesawat yang dibeli dalam periode tersebut tidak memasukkan PSC di 5 bandara PT Angkasa Pura II. Tarif PSC sejaitnya tetap dibayarkan namun tidak dibebankan kepada penumpang, melainkan dari pemerintah menggunakan APBN.

“Stimulus ini tentunya sangat positif karena meringankan masyarakat terkait dengan harga tiket," demikian Muhammad Awaluddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya