Berita

Paus Fransiskus/Net

Dunia

Paus Fransiskus Restui Hubungan Sesama Jenis

KAMIS, 22 OKTOBER 2020 | 05:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hal mengejutkan terjadi saat penayangan perdana Festival Film Roma pada  Rabu (21/10). Paus Fransiskus yang hadir dalam acara itu, mengangkat jempolnya di tengah penayangan film 'Francesco'.

Dalam wawancaranya dengan media, Paus mengatakan memberi restunya kepada kelompok sesama jenis. Ini adalah hal yang pertama kalinya terjadi selama ia menjadi kepala Gereja Katolik.

Film Francesco membahas masalah yang paling berarti bagi Paus Fransiskus, termasuk lingkungan, kemiskinan, migrasi, ketidaksetaraan ras dan pendapatan, serta orang-orang yang paling terpengaruh oleh diskriminasi.


Paus Fransiskus mengatakan bahwa pasangan homoseksual atau pasangan sesama jenis boleh menjalin hubungan atau ikatan sipil dan negara harus menyediakan undang-undang untuk mengesahkan hubungan tersebut.

“Orang homoseksual memiliki hak untuk membina sebuah keluarga. Mereka adalah anak-anak Tuhan,” kata Paus dalam salah satu wawancara mengenai film tersebut, seperti dikutip dari Euro News, Rabu (21/10).

“Apa yang harus kita miliki adalah dengan membuat undang-undang civil union, hukum serikat sipil. Dengan cara itu mereka dilindungi undang-undang," katanya lagi.

Saat menjabat sebagai Uskup Agung Buenos Aires, Paus Fransiskus pernah mendukung persatuan sipil untuk pasangan gay sebagai alternatif dari pernikahan sesama jenis. Namun, selama menjadi Paus, dia tidak pernah secara terbuka mendukung serikat sipil sesama jenis.

Sutradara Evgeny Afineevsky memiliki akses yang luar biasa ke para kardinal, arsip televisi Vatikan, dan Paus.  Dia mengatakan telah bernegosiasi dengan gigih.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya