Berita

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Berlawan Dengan Menkes, Bolsonaro Tolak Vaksin Buatan Sinovac China

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 22:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro menolak pembelian vaksin Covid-19 buatan perusahaan China, Sinovac, yang sudah diumumkan oleh Menteri Kesehatannya, Eduardo Pazuello.

Pazuello mengumumkan pembelian 46 juta dosis CoronaVac yang saat ini sedang diuji di negara bagian Sao Paulo senilai 360 juta dolar AS.

Pengumuman tersebut Pazuello sampaikan dalam konferensi pers pada Selasa (20/10), bersama Gubernur Sao Paulo, Joao Doria, yang merupakan musuh dari Bolsonaro.


Sehari setelah pengumuman tersebut, Bolsonaro menegaskan dirinya tidak akan membeli vaksin tersebut.

"Orang Brasil tidak akan menjadi kelinci percobaan siapa pun. Keputusan saya adalah tidak membeli vaksin semacam itu," tegas Bolsonaro, seperti dikutip AP.

Bolsonaro mengatakan, CoronaVac belum menyelesaikan tahap pengujian yang artinya belum terbukti efektif.

Sejauh ini, Brasil sudah melaporkan lebih dari 153 ribu kematian akibat Covid-19 atau tertinggi di dunia nomor dua setelah Amerika Serikat (AS).

Sejak awal pandemi Covid-19 muncul, Bolsonaro dan Doria telah terlibat permusuhan. Keduanya memiliki kebijakan yang berbeda untuk penanganan wabah.

Doria yang berusaha untuk memberlakukan lockdown dikecam oleh Bolsonaro karena dapat menjatuhkan ekonomi yang bisa berdampak lebih buruk.

Sebelum bekerja sama dengan Sinovac, pada Juni, pemerintah Brasil juga mengumumkan kesepakatan dengan perusahaan farmasi AstraZeneca untuk membeli 100 juta dosis vaksin Covid-19.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya