Berita

Arief Poyuono/Ist

Politik

Arief Poyuono: Pak Jokowi! Masyarakat Menunggu Kesaktian UU Ciptaker, Jangan Hiraukan Yang Menolak

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 20:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono mengingatkan Jokowi kalau saat ini masyarakat menunggu kesaktian dari UU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR melalui rapat paripurna.

Eks Waketum Gerindra itu meminta agar Presiden tak perlu menghiraukan para penolak UU Cipta Kerja dengan mengeluarkan Perppu.

"Jokowi engga perlu terbitkan Perppu dengan adanya sejumlah kelompok yang mendesak beliau agar mengeluarkan Perppu terhadap UU Ciptaker," kata Arief dalam keteranganya, Rabu (21/10).


Manurut Arief, UU yang banyak mendapat penolakan itu sebenarnya telah ditunggu para pencari lapangan kerja serta para investor yang mau menanamkan modalnya di Indonesia.

Pasalnya, sambung Arief, pada tahun 2021 setidaknya terdapat 3 juta lebih angkatan kerja baru, 2 juta lulusan SMA/STM dan 1 juta lulusan dari perguruan tinggi. Belum lagi, 6 juta buruh korban PHK akibat dampak Covid-19.

"Mereka semua butuh lapangan kerja yang diharapkan akan tumbuh dengan adanya UU Ciptaker," ujar dia.

Dengan UU ini, memiliki dampak baik bagi pekerja kontrak waktu tertentu (PKWT) yang akan jadi korban PHK, dimana selama ini menggunakan UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan perusahaan penyedia PKWT dan pemerintah tidak wajib memberikan kompensasi jika kontrak diputus atau PHK.

Dengan UU Cipta Kerja, para pekerja PKWT yang di PHK berhak mendapatkan Kompensasi, belum lagi peserta program Kartu Prakerja yang siap masuk dunia kerja dan UMKM.

"Jadi Jokowi jangan pernah mau didikte oleh kelompok yang menginginkan Perppu UU Ciptaker, kepentingan masyarakat banyak dengan UU Ciptaker lebih banyak jumlah nya dibandingkan yang menolaknya


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya