Berita

Wakil Presiden RI, Maruf Amin/Net

Politik

Berseberangan Dengan Jokowi, Maruf Amin: Lebih Baik Pilkada Ditunda

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 20:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pendapat lain soal gelaran Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19 disampaikan Wakil Presiden RI, Maruf Amin. Berbeda dengan Presiden Joko Widodo, Wapres berpendapat bahwa sebaiknya pilkada ditunda.

Hal tersebut disampaikan Maruf Amin di akun YouTube Najwa Shihab. Saat itu, Najwa mempertanyakan apakah pilkada tetap digelar 2020 lantaran ada beberapa anak dan menantu pejabat yang ikut Pilkada. Maruf sendiri memiliki putri yang ikut serta dalam Pilwalkot Tangerang Selatan, Siti Nur Azizah.

"Saya kira kalau saya lebih baik ditunda. Sebab anak saya kan bukan incumbent. Yang berkepentingan tidak ditunda itu kan incumbent," kata Maruf Amin di Youtube Najwa Shibab, Rabu (21/10).


"Sebenarnya mungkin lebih baik kalau lawannya tidak incumbent, jadi saya kira tidak ke sana (Pilkada dilanjutkan)" ujar Maruf.

Dalam kesempatan tersebut, Maruf kemudian memberi klarifikasi berkenaan dengan sikap putrinya yang memilih terjun ke dunia politik dan maju ke Pilkada.

Ditegaskan, putrinya maju karena keinginan sendiri dan bukan atas dorongannya sebagai Wakil Presiden. Terlebih, ia tidak mempunyai partai politik sebagai kendaraan putrinya.

"Saya tidak mendorong anak saya untuk jadi walikota. Saya juga tidak punya partai. Saya masuk jadi wapres juga bukan karena saya anggota partai," lanjutnya.

Pernyataan soal pelaksanaan Pilkada ini pun berseberangan dengan sikap Presiden Joko Widodo. Beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi tegas mendukung Pilkada tetap digelar 9 Desember mendatang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya