Berita

Webinar ertajuk "Managing Great Power Competition: Middle Power Perspectives of Indonesia and Korea" yang digelar CSIS Indonesia pada Rabu 21 Oktober 2020/RMOL

Dunia

Persaingan Antara China Dan AS Muncul Ketika Xi Jinping Berkuasa Untuk Kedua Kalinya

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 16:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Persaingan antara China dan Amerika Serikat (AS) saat ini telah mempengaruhi pola geopolitik dunia internasional.

Pada dasarnya, Ketua Asan Institute for Policy Studies, Prof. Han Sung-Joo mengatakan, persaingan dua negara itu muncul ketika China muncul sebagai kekuatan baru, melawan kekuatan yang sudah ada, AS.

Munculnya China sebagai kekuatan baru terjadi ketika Deng Xiaoping berkuasa pada 1978 hingga 1989. Namun, setelah Xi Jinping mengambil alih kekuasaan, China semakin cepat berkembang.


"Xi Jinping tampaknya ingin segera mengubah status quo lebih cepat daripada Deng Xiaoping," ujar Han dalam webinar bertajuk "Managing Great Power Competition: Middle Power Perspectives of Indonesia and Korea" yang digelar CSIS Indonesia pada Rabu (21/10).

"Xi ingin menunjukkan ini setelah ia terpilih sebagai presiden Republik Rakyat China (RRC) untuk kedua kalinya," sambungnya.

Setelah terpilih kembali pada 2018, Han mengatakan, Xi menjadi semakin aktif dan menjadi "tidak sabar" untuk menunjukkan kekuatan China yang membuat alarm AS serta negara-negara tetangganya menyala.

Selain Han, webinar tersebut juga menghadirkan narasumber lain, di antaranya adalah Profesor dari Universitas Yonsei, Choi Young Jin; Dewan Pengawas CSIS Foundation, Jusuf Wanandi; dan Peneliti Senior CSIS Indonesia, Dr. Lina Alexandra.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya