Berita

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Ngabila Salama dalam Bincang Sehat pada Rabu, 21 Oktober 2020/RMOL

Kesehatan

Lansia Hingga Ibu Hamil Lebih Baik Menggunakan Masker Bedah

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 13:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penggunaan masker menjadi salah satu kunci yang dapat mencegah penyebaran virus corona baru atau SARS-CoV-2, selain menjaga jarak dan mencuci tangan.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Ngabila Salama mengatakan, penggunaan masker harus memperhatikan standar yang terapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Disarankan WHO itu masker kain tiga lapis. (Sementara) masker scuba itu kemampuan filtrasinya tidak sampai 10 persen," kata dr. Ngabila dalam diskusi virtual Bincang Sehat bertajuk "Strategi Jitu Cegah Klaster Keluarga Di Tengah Pandemi Covid-19" yang digelar oleh Kantor Berita Politik RMOL pada Rabu (21/10).


Secara khusus, dr. Ngabila menyarankan penggunaan masker bedah bagi kelompok berisiko, mengingat filtrasinya yang lebih baik.

"Pada kelompok berisiko itu lebih baik menggunakan masker bedah, karena kemampuan filtrasinya lebih baik, punya pori-pori yang lebih kecil," jelasnya.

Selain kelompok berisiko, masker bedah juga baik digunakan bagi mereka yang telah terinfeksi virus corona. Mengingat fungsinya untuk menyaring dari dalam-ke-luar.

Di samping itu, dr. Ngabila menggarisbawahi penggunaan masker bedah maksimal delapan jam.

"Tetap pakai masker itu nggak boleh menyentuh (bagian) depannya," imbaunya.

Adapun kelompok berisiko yang dimaksud antara lain anak kecil di bawah 10 tahun, lansia di atas 60 tahun, pra-lansia di atas 50 tahun, orang dengan penyakit bawaan, dan ibu hamil.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya