Berita

Budidaya ayam potong Lapas Kelas IIA Bangkinang, Riau/Ist

Nusantara

Agar Mandiri Setelah Bebas, Lapas Bangkinang Beri Pelatihan Dan Bantuan Modal Ke Narapidana

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 13:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang, Riau memberikan sejumlah pelatihan bagi warga binaan agar ketika mereka terbebas dapat meningkatkan produktivitas. Pembinaan ini juga untuk menghadapi krisis ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang Sutarno mengatakan, roda perekonomian menjadi yang terdampak paling berat di masa pandemi. Pihaknya berupaya memberikan modal kepada warga binaan agar selepas menjalani masa pidana mampu melanjutkan kehidupan secara lebih baik di lingkungan masyarakat.

Lapas Kelas IIA Bangkinang konsisten memaksimalkan kegiatan pembinaan kemandirian memberikan pelatihan. Misalnya budidaya ayam potong, budidaya jagung hibrida, dan pelatihan pembuatan roti.


“Budidaya ayam potong ini dibangun di atas lahan seluas 8 x 16 m2 sehingga dapat menampung ayam sebanyak sebanyak 2.000 ekor. Budidaya ayam potong bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Kampar. Budidaya ayam potong ini telah berjalan dalam kurun waktu satu tahun dan telah menghasilkan ayam potong sebanyak 1.400 kg perbulannya,” kata Sutarno dalam keteranganya, Rabu (21/10).

Untuk pelatihan budidaya jagung hibrida dengan memaksimalkan lahan kosong seluas 2 hektare di sekitar Lapas.

“Penanaman jagung hibrida ini turut difasilitasi Dinas Pertanian Kabupaten Kampar berupa bantuan bibit sebanyak 30 kg dan alat pengolahan lahan,” ungkapnya.
Sedangkan untuk menambah pengetahuan dan skill di bidang tataboga, warga binaan juga dibekali pelatihan pembuatan roti di pabrik roti di dalam Lapas Kelas IIA Bangkinang.

“Roti yang diberi nama kayna (Karya Narapidana) diproduksi dan didistribusi setiap harinya guna dikonsumsi oleh warga binaan Lapas maupun Petugas Lapas Kelas IIA Bangkinang,” tambahnya.

Berbagai budidaya ini diharapkan dapat membantu memaksimalkan Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020 berupa pemenuhan ketahanan pangan dan peningkatan PNBP di lingkungan Kemenkumham. Yang terpenting dapat dijadikan sebagai bekal oleh warga binaan selepas menjalani hukuman pidana.

“Dengan pembinaan ini semoga warga binaan kami dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna di lingkungan masyarakat setelah kembali ke masyarakat,” pungkas Sutarno

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya