Berita

Tangkapan layar surat DPRD DKI Jakarta untuk menggelar rapat Komisi B di Cipayung Bogor/Repro

Politik

Antisipasi Terpapar Covid-19, Komisi B DPRD DKI Pilih Gelar Rapat Di Bogor

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 11:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kegiatan Rapat Komisi B (Bidang Perekonomian) DPRD DKI Jakarta yang biasa dilakukan di gedung Dewan di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada hari ini digelar di ruang rapat Grand Cempaka Cipayung Bogor.

Hal ini dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD DKI Jakarta, Hadameon Aritonang, saat dikonfirmasi wartawan.

"Ya betul, di Grand Cempaka. Cuma sehari," singkat Hadameon, Rabu (21/10).


Menurut Dame, sapaan akrabnya, pemilihan Grand Cempaka Cipayung Bogor sebagai lokasi rapat dilakukan untuk menghindari penumpukan orang yang biasa terjadi di Gedung DPRD DKI Jakarta.

"Perlu ruang terbuka untuk antisipasi penyebarluasan Covid saja. Semua jendela kita buka. Kalau kantor kan tertutup semua tak ada jendela, kaca semua. Kalau di sini kan bisa," jelasnya.

Adapun rapat pada hari ini beragendakan pembahasan dan Pendalaman terhadap Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Provinsi DKI.

"(Mengundang) Mitra kerja bidang Komisi B, itu ada beberapa BUMD, ada beberapa SKPD. Nanti koordinasi ke komisinya saja," tutupnya.

Sebelumnya Rapat kerja Komisi B dan Komisi C DPRD DKI Jakarta untuk membahas laporan Pertanggungjawaban Penggunaan APBD (P2APBD) juga pernah diselenggarakan di luar gedung dewan. Tepatnya di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat pada 2 September lalu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya