Berita

Ketua Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani/RMOL

Nusantara

Gelar Rapat Pansus, DPRD Minta Anies Lebih Serius Tuntaskan Masalah Banjir Jakarta

SENIN, 19 OKTOBER 2020 | 14:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perlu ada master plan disertai indikator keberhasilan yang disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penanganan banjir di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani dalam Rapat Panitia Khusus (Pansus) Banjir DPRD DKI Jakarta yang digelar bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta.

"Kami mengusulkan harus ada master plan yang integrated. Di dalamnya ada indikator keberhasilannya," ungkap Zita di ruang rapat Pansus DPRD DKI, Senin (19/10).


Selain dihadiri eksekutif, rapat pansus hari ini juga mengundang tiga ahli yang berkompeten dalam perencanaan banjir. Mereka adalah pakar bioteknologi lingkungan dari UI Firdaus Ali, pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Yoga, dan pengamat perkotaan Yayat Supriyatna.

"Intinya rekomendasi dari tiga expert itu kurang lebih sama bahwa DKI Jakarta tidak ada keinginan politik, baik secara program maupun anggaran untuk menuntaskan masalah banjir," jelas Zita Anjani.

Wakil DPRD DKI Jakarta itu meminta Pemprov DKI dapat menunjukkan keseriusannya dalam menuntaskan persoalan banjir di Ibukota. Untuk itu, dalam waktu dekat pansus banjir akan memberikan rekomendasi kepada Pemda DKI terkait penanganan dalam menuntaskan masalah banjir.

"Hasil rekomendasi bisa dibaca publik dan DPRD tidak lagi disalahkan karena DPRD sudah maksimal, sudah mengadakan pansus, mengundang expert, melakukan diskusi panjang dan memberi rekomendasi, tapi tetap yang menjalankan adalah eksekutif. Jadi kuncinya ada di Pak Gubernur," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya