Berita

Ilustrasi/istimewa

Bisnis

Gandeng Mitra10, Bank BTN Genjot Transaksi Kartu Debit

SENIN, 19 OKTOBER 2020 | 13:58 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berkolaborasi dengan toko ritel bahan bangunan Mitra10 dengan menempatkan mesin EDC BTN di 35 outlet ritel milik PT Catur Mitra Sejati Sentosa itu. Kerja sama ini berlangsung selama 5 tahun dimulai sejak bulan Oktober 2020.

Sebagai bentuk awal kerjasama tersebut, Bank BTN bersama Mitra10 menggelar program undian berhadiah bertajuk “End Year Vaganza” yang berlangsung dari 1 Oktober hingga 31 Desember 2020.

“Dengan adanya kerjasama ini, para nasabah pemegang kartu Debit BTN dapat lebih mudah bertransaksi, dan yang istimewa dapat berkesempatan memenangkan undian berhadiah selama promo End Year Vaganza berlangsung,” kata Direktur Operation, IT & Digital Banking Bank BTN, Andi Nirwoto dalam keterangannya yang diterima redaksi, Senin (19/10.


Adapun program promo End Year Vaganza merupakan program undian berhadiah dengan sistem pengundian kupon hasil transaksi di Mitra 10. Setiap kelipatan transaksi senilai Rp 1.500.000, konsumen berhak mendapatkan 1 kupon undian End Year Vaganza, dimana pengundian akan dilakukan di akhir periode program. Peserta program berkesempatan memenangkan hadiah undian berupa mobil, sepeda lipat, televisi, dan voucer belanja Mitra 10.

“Selain memberikan hadiah bagi nasabah setia BTN, promo ini merupakan salah satu upaya kami mendorong sales volume transaksi kartu debit Bank BTN yang akan meningkatkan Fee Based Income, atau pendapatan non bunga serta meraup dana murah,” kata Andi.

Mitra10 terhitung mitra strategis Bank BTN dalam sales volume transaksi kartu Debit BTN. Berdasarkan data transaksi (sales volume) kartu debit Bank BTN di Mitra10 periode Juli 2019 sampai Juli 2020 tercatat sebesar kurang lebih Rp22,3 miliar dengan jumlah transaksi sebanyak 12.614 transaksi.

Dengan kerjasama penempatan EDC selama 5 tahun, dan didorong program End Year Vaganza, Bank dengan kode saham BBTN ini menargetkan dapat meningkatkan perolehan Fee Based Income sebesar sekitar Rp 1,9 miliar dengan target dana murah yang diraup akan menembus sekitar Rp 57,5 milar. Sementara peningkatan Sales volume transaksi Kartu (On Us/Off Us) sekitar Rp. 105,5 miliar.

“Sesuai dengan bisnis Bank BTN di sektor properti, kami mendukung lini bisnis turunannya seperti toko ritel bahan bangunan yang memiliki jaringan pemasok produsen material dan bahan bangunan sehingga secara tidak langsung kami mendukung semua sektor turunan dari industri properti,” kata Andi.

Pada kesempatan yang sama , Direktur Mitra10, Indra Gunawan berharap kerjasama dengan Bank BTN dapat berjalan lancar dan berkesinambungan, sehingga selain dapat memuaskan kedua belah pihak, pelanggan juga mendapatkan banyak keuntungan.

“Kami Mitra10 sangat senang sekali di akhir tahun ini bisa bekerjasama dengan bank BTN, karena dari bisnis utama baik dari Mitra10 dan BTN adalah para pemilik rumah yang dimana merupakan pangsa pasar utama kita,” ujar Indra Gunawan.

Mitra10 sebagai penyedia bahan bangunan di Indonesia, dengan konsep modern retail yang telah memiliki cabang 35 toko yang tersebar di kota-kota besar Indonesia. Dan hingga akhir tahun akan membuka toko baru di Jatimakmur Bekasi, Balikpapan dan Malang di Desember 2020 dan memiliki target membuka total 50 toko di akhir 2021.

“Harapannya kami, semoga promo akhir tahun ini merupakan awal kerjasama yang baik dan akan selalu berkesinambungan kedepannya agar kita dapat memenuhi kebutuhan dan memuaskan para pelanggan kita,” tutup Indra.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya