Berita

Halte Bundaran HI/Net

Nusantara

Sempat Rusak Berat, Halte Bundaran HI Sudah Bisa Digunakan Kembali

SENIN, 19 OKTOBER 2020 | 12:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Halte Transjakarta yang rusak akibat tindakan anarkis massa saat demo menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja beberapa waktu sudah dapat dipergunakan kembali.

Halte Bundaran HI yang merupakan salah satu halte yang mengalami kerusakan berat sudah bisa difungsikan secara penuh, dan melayani pelanggan kembali baik untuk proses penurunan dan penaikan penumpang.

"Pelanggan yang biasanya menggunakan halte Bundaran HI sudah bisa kembali mengakses halte ini," ungkap Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo melalui keterangan tertulis, Senin (19/10).


Sebelumnya, untuk mengakses halte Bundaran HI pelanggan harus menggunakan tangga bawah tanah dari Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Berbagai fasilitas juga tersedia di Halte Bundaran HI seperti akses gate masuk yang sudah terpasang dengan baik, Wastafel Portable hingga melakukan proses pembayaran menggunakan vending machine yang tersedia.

"Selain fasilitas-fasilitas tersebut guna memudahkan pelanggan, Transjakarta juga menyediakan fasilitas Wifi gratis yang diperuntukkan bagi semua pelanggan kami," jelasnya.

Untuk diketahui, sejumlah fasilitas publik di DKI Jakarta rusak akibat ulah oknum aksi yang anarkis saat unjuk rasa penolakan omnibus law UU Cipta Kerja, pada Kamis lalu (8/10).

Setidaknya ada sebanyak 46 halte Transjakarta menjadi bulan-bulanan massa aksi yang melakukan pengrusakan. Diperkirakan total kerugian mencapai Rp 65 milliar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya