Berita

Mantan Jubir KPK, Febri Diansyah/Net

Publika

Pesan Terakhir Febri Diansyah: Publik Rindu OTT Dan Penanganan Kasus Kakap

MINGGU, 18 OKTOBER 2020 | 10:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Di hari terakhir bekerja sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengurai sejumlah harapan publik kepada komisi anti rasuah.

Pesan itu disampaikan langsung di hadapan pimpinan KPK sebagaimana diceritakan mantan Jubir KPK tersebut di akun Twitter-nya @febridiansyah pada Sabtu (17/10).

Febri bercerita, di hari terakhir bekerja pada Jumat (16/10) kemarin, pimpinan KPK mengumpulkan sejumlah pejabat struktural yang ada di kantor KPK. Pada saat itu, Febri mengaku menyampaikan beberapa hal di hadapan mereka.


"Saat itu, saya sampaikan terima kasih atas segala pembelajaran di KPK. Dan saya jelaskan juga faktor yang mempengaruhi reputasi dan kepercayaan publik pada KPK," ujar Febri Diansyah seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (18/10).

Selain itu, Febri juga membeberkan analisis pemberitaan dan media sosial, serta kombinasi review reputasi organisasi yang dilakukan Biro Humas KPK yang memperlihatkan harapan publik kepada KPK.

"Yaitu, KPK menangani kasus korupsi kakap (pelaku high level). OTT yang dirindukan. Pencegahan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk sektor sumber daya alam. Komunikasi yang utuh tak berjarak (tidak hanya formalitas dan seremonial) pada jejaring antikorupsi," jelasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya