Berita

Harimau Sumatera/Net

Nusantara

Muncul Harimau Sumatera, Objek Pendakian Gunung Sibayak Ditutup

SABTU, 17 OKTOBER 2020 | 04:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pihak Dinas Kehutanan Sumatera Utara UPT Taman Hutan Raya Bukit Barisan menutup sementara objek wisata Gunung Sibayak di Kabupaten Karo.

Kebijakan ini diambil seiring terjadinya beberapa pertemuan antara warga dengan harimau Sumatera pada jalur pendakian gunung berapi tersebut.

Kebijakan ini tercantum dalam surat edaran yang dikeluarkan Kepala UPT Tahura Bukit Barisan, Ramlan Barus tertanggal 15 Oktober 2020.


Dalam surat edaran tersebut, Ramlan menyebutkan jika penutupan sementara itu diberlakukan sebagai upaya menghindari kontak dan konflik antara manusia dengan harimau Sumatera yang diketahui terlihat berkeliaran di Kawasan Gunung Sibayak sejak akhir Agustus lalu.

“Selain menutup sementara, kami juga meningkatkan patroli untuk memastikan tidak ada pengunjung yang bandel yang tetap masuk ke kawasan, termasuk siaga di pos jaga,” kata Petugas UPT Pengelolaan Tahura, Ashido AS Mulia Munthe dikutip dari Kantor Berita RMOLSumut, Jumat (16/10).

Diketahui kasus pertemuan warga dengan hewan buas tersebut terjadi hingga beberapa kali.

Diberitakan sebelumnya pertemuan pertama terjadi pada 29 Agustus 2020 lalu, petugas pemungut Retribusi Pendakian Gunung Sibayak melihat seekor harimau Sumatera melintas di jalan menuju pos pendakian Gunung Sibayak.

Kemudian pada 30 Agustus, seekor harimau Sumatera kembali dilihat seorang warga atas nama Sembiring ketika mencari tanaman obat di Kawasan Gunung Sinabung.

Berselang sebulan, tepatnya pada 30 September lalu, pengunjung yang sedang mengendarai mobil menuju pos pendakian Gunung Sibayak bertemu langsung dengan seekor harimau Sumatera yang sedang melintas di jalan dan mengejar mobil pengunjung tersebut.

Pada Senin (12/10), Dinas kehutanan Sumut bekerja sama dengan BBKSDA Provinsi Sumut dan WCS sudah memasang 3 unit kamera trap di jalur yang diperkirakan sering dilewati harimau Sumatera. Sejauh ini, belum ditemukan jejak Harimau Sumatera.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya