Berita

Yang d-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah/Net

Dunia

Soal Kisruh Politik, Yang Di-Pertuan Agong Minta Para Politisi Lebih Dewasa

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 14:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Raja Malaysia atau Yang d-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah buka suara soal kisruh politik terbaru yang terjadi di pemerintahan saat ini.

Melalui pernyataan yang dirilis pada Jumat (16/10), Yang di-Pertuan Agong mendesak semua warga negara, terutama politisi, untuk merefleksikan diri bersama dan tidak membiarkan Malaysia masuk kembali ke dalam kekacauan politik.

"Ini sangat penting ketika negara dihadapkan pada berbagai masalah dan masa depan yang sulit akibat pandemi Covid-19," tambahnya, seperti yang dikutip CNA.


Yang di-Pertuan Agong juga menegaskan bahwa anggota parlemen harus menunjukkan kedewasaan politik, memahami serta memperhatikan keprihatinan warga, dan tidak mengabaikan kesejahteraan mereka.

"Yang Mulia menegaskan kembali bahwa politisi tidak boleh mengakhiri perbedaan pendapat mereka dengan permusuhan, tetapi menyelesaikan masalah melalui konsultasi dan proses hukum yang diabadikan dalam Konstitusi Federal," kata pernyataan itu.

Yang di-Pertuan Agong dilaporkan akan bertemu dengan para pemimpin partai politik besar di Malaysia.

Sebelumnya, pada Selasa (13/10), Yang di-Pertuan Agong telah bertemu dengan pemimpin partai oposisi, Anwar Ibrahim untuk membahas klaimnya yang menyatakan telah memiliki dukungan mayoritas di parlemen untuk mengambil alih pemerintahan dari tangan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Namun, istana kemudian mengatakan Anwar hanya memberikan jumlah anggota parlemen yang menurutnya mendukung pencalonannya, dan bukan identitas mereka.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya