Berita

Joe BIden/Net

Dunia

Mengapa Anak Muda Kulit Hitam Harus Memilih Joe Biden?

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam pertemuan dengan para pendukungnya di Balai Kota pada Kamis (15/10) waktu setempat ata Jumat (16/10) pagi waktu Indonesia, Joe Biden mendapat pertanyaan menohok dari salah satu pemuda kulit hitam.

Joe Biden didesak untuk menjawab mengapa anak muda Afrika-Amerika harus memilihnya ketika banyak dari mereka memiliki keraguan serius tentang rekor Demokrat.

"Selain 'kamu tidak berkulit hitam,' apa yang ingin kamu katakan kepada pemilih muda berkulit hitam yang melihat bahwa memilihmu sebagai dukungan agar kamu melanjutkan sistem yang selama ini terus menerus gagal?"


Biden menjawab dengan diplomatis, "Jika Anda memiliki masalah dalam mencari tahu apakah Anda (memilih) saya atau Trump, maka Anda bukan orang kulit hitam," katanya dalam siaran langsung ABC News.

Biden menekankan bahwa anak muda Afrika-Amerika memiliki kemampuan untuk menentukan hasil pemilihan presiden.

Dia pun mengutip pendiriannya tentang reformasi peradilan pidana dan kesenjangan kekayaan rasial sebagai area di mana dia menganggap dirinya jelas lebih unggul dari Trump.

Berbicara tentang apa yang akan dia lakukan untuk pemilih muda kulit hitam, jawaban Joe Biden berfokus pada kemajuan ekonomi melalui pendidikan, dengan menyebutkan secara spesifik tentang hal-hal seperti pendanaan untuk kamus-kampus dan Universitas Kulit Hitam dan program pelatihan keamanan siber.
 
Acara yang dimoderatori oleh Ketua Penyiar ABC News George Stephanopoulos, ini memang bertujuan memberikan wadah bagi para pendukung untuk mengajukan pertanyaan kepada kandidat.

Ketika Stephanopoulos bertanya kepada penanya itu, apakah dia sudah puas dengan jawaban Biden tadi, anak muda itu menjawab ragu, "Saya kira begitu," katanya.

Acara jumpa pendukung yang bertempat di National Constitution Center di Philadelphia pada Kamis tetap dalam protokol kesehatan.

Biden menyetujui acara pertemuan dengan para pendukungnya itu setelah debat presiden putaran kedua harus dibatalkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya