Berita

Jumhur Hidayat dan Syahganda Nainggolan diborgol saat jumpa pers/Net

Politik

Zaman Belanda Lebih Sopan Memperlakukan Tahanan Politik

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 07:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perlakuan terhadap dua deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat mendapat sorotan publik.

Pasalnya dalam jumpa pers kemarin, terlihat tangan keduanya diikat dengan borgol plastik. Mereka diperlakukan seolah sebagai seorang kriminal.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon bahkan menilai perlakuan yang didapat Syahganda dan Jumhur lebih buruk ketimbang tahanan politik lain di era penjajahan belanda.


“Dulu kolonialis Belanda jauh lebih sopan n manusiawi memperlakukan tahanan politik,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (16/10).

Dia mencontohkan, kala tahanan politik seperti Bung Karno, Bung Hatta, dan Bung Syahrir sebatas diasingkan. Tapi perlakuan terhadap mereka manusiawi dan bahkan tetap mendapat gaji bulanan.

“Lihat Bung Karno di Ende, Bengkulu n Bangka. Bung Hatta n Syahrir memang lebih berat di Digul. Di Bandanaira lebih longgar. Mereka masih diperlakukan manusiawi bahkan diberi gaji bulanan,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya