Berita

Petugas Satgas Pelangi mengeruk lumpur di Kali Sekretaris untuk mengurani potensi banjir/Istimewa

Nusantara

Tekan Potensi Banjir, 100 Satgas Pelangi Ikut Kebut Gerebek Lumpur

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Gerebek Lumpur terus dilakukan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta sebagai upaya antisipasi dan pengendalian banjir di ibukota.

Seperti yang dilakukan di Kali Sekretaris segmen Jalan Sasak III, Jakarta Barat pada hari ini, Kamis (15/10).

Dijelaskan Kepala Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta, Juaini Yusuf, Gerebek Lumpur pada hari ini tidak hanya mengerahkan lebih banyak alat berat, tapi juga kolaborasi lintas dinas dengan mengerahkan 100 Satgas Pelangi.


“Mudah-mudahan dengan adanya kolaborasi ini Dinas SDA bisa lebih cepat menyelesaikan pengerukan ini," terang Juaini saat dikonfirmasi, Kamis (15/10).

Menurut Juaini, Kali Sekretaris dipilih menjadi prioritas lokasi pengerukan karena kawasan tersebut dikenal rawan banjir. Hulu Kali Sekretaris berada di Kelurahan Pondok Pinang dan melintasi Jakarta Selatan hingga ke Jakarta Barat.

Kondisi sekitar kali yang padat penduduk membuat pengerukan tidak dapat dilakukan terlalu dalam, yaitu maksimal kedalaman 1 meter.

"Karena kawasan ini sering banjir. Sehingga sekitar kawasan ini perlu dikeruk. Kali Sekretaris juga dapat kiriman dari hulunya. Selama ini mungkin sudah banyak endapan lumpur di kali ini. Sehingga harus kita keruk untuk menambah kapasitas," lanjut Juaini.

Untuk diketahui, kegiatan pengerukan lumpur di Kali Sekretaris telah dilakukan sejak awal Januari 2020 di Kelurahan Sukabumi Selatan. Total panjang pengerukan Kali Sekretaris di sepanjang 2020 adalah 2.300 meter.

Melalui kegiatan pengerukan ini, diharapkan dapat mengurangi potensi banjir yang biasanya melanda wilayah di sekitarnya. Seperti Kelurahan Sukabumi Selatan (Jl. KPBD, Jl. Assirot, Jl. Sholeh 1), Perbatasan Kelurahan Sukabumi Utara dan Kelurahan Kelapa Dua, serta Jl. Sasak III sampai Jl. Sasak I, Kelurahan Kelapa Dua, Jakarta Barat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya