Kepala Staf Presiden Iran Mahmoud Vaezi/Net
Iran menyatakan kesiapannya untuk memainkan peran yang lebih aktif dalam menyelesaikan perselisihan yang sedang berlangsung antara Azerbaijan dan Armenia atas wilayah Nagorno-Karabakh.
Kepala Staf Presiden Iran Mahmoud Vaezi membuat pernyataan itu dalam percakapan telepon dengan Wakil Perdana Menteri Azerbaijan Shahin Mustafayev pada Rabu (14/10) malam, seperti yang dilaporkan IRNA.
Vaezi mengatakan Teheran menyambut baik usulan Baku untuk peran yang lebih aktif dan dominan oleh Iran, Rusia, dan Turki, dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan itu.
Pertempuran baru tentara Azerbaijan-Armenia atas Nagorno-Karabakh telah merenggut sekitar 400 nyawa dan memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka. Nagorno-Karabakh atau dikenal dengan Artsakh merupakan rumah bagi etnis Armenia di Azerbaijan yang lepas dari kendali Baku dalam perang yang menghancurkan di awal 1990-an.
Bentrokan sengit meletus akhir bulan lalu, dengan kedua belah pihak saling menyalahkan atas kekerasan terbesar sejak gencatan senjata tahun 1994 membuat status Nagorno-Karabakh dalam ketidakpastian.
Dalam upaya untuk mengakhiri konflik yang meningkat antara kedua pihak yang bertikai, Moskow menjadi tuan rumah pembicaraan damai pada hari Jumat dengan presiden Azerbaijan dan Armenia untuk menengahi gencatan senjata.
Menyambut gencatan senjata, Vaezi meminta pemerintah Republik Azerbaijan dan Armenia untuk menghormati gencatan senjata dan menyelesaikan perbedaan mereka melalui dialog dan dalam kerangka hukum internasional serta penghormatan terhadap perbatasan yang diakui dan integritas wilayah kedua negara.
Vaezi juga menyatakan kepuasannya atas pelaksanaan perjanjian antara Iran dan Azerbaijan, dan terutama perjanjian baru-baru ini yang disampaikan dalam percakapan telepon antara kedua presiden, dengan mengatakan bahwa realisasi perjanjian ini tidak diragukan lagi akan menjadi langkah efektif dalam proses perluasan hubungan bilatera.
Mustafayev, pada bagiannya, mengatakan bahwa negaranya tertarik untuk mempromosikan kerjasama antara Teheran dan Baku di semua bidang yang menjadi kepentingan bersama.
Dia juga mempresentasikan laporan tentang konflik tersebut, mengatakan bahwa Baku mendukung Iran, Rusia dan Turki untuk memainkan peran yang lebih aktif dalam mengatasi masalah regional.
"Kesepakatan antara kedua negara sedang dilaksanakan dan diupayakan dengan cepat, karena implementasi kesepakatan tersebut akan menjadi langkah efektif sejalan dengan pengembangan kerjasama bersama," ujarnya seperti dikutip dari
Iran Daily, Rabu (14/10).