Berita

Kurir pembawa tes virus corona di Wina Austria/Net

Dunia

Lawan Covid-19 Dan Percepat Pengujian, Wina Kerahkan Kurir Pesan Antar Tes Virus Corona Dengan Sepeda

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 10:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL Apa yang dilakukan pemerintah Kota Wina sungguh inovatif. Demi mempercepat tes virus corona di ibukota Austria itu, pemerintah menyediakan layanan pesan antar. Jadi petugas akan datang untuk mengambil tes Covid warga. Cara ini dianggap bisa mempercepat pengujian dan jauh lebih aman daripada harus menunggu warga datang ke pusat kesehatan.

Untuk menguji dan melacak kasus potensial agar lebih aman dan cepat, pemerintah mengerahkan 100 kurir sepeda yang bekerja untuk layanan kurir Veloce untuk memberikan "tes kumur" gratis di kota itu kepada sekitar seribu orang setiap hari.

Dengan sepeda atau motor, perjalanan menjadi lebih cepat. Dan dengan mendatangi pasien, akan memudahkan proses pengujian. Marcus Hanauld, salah satu kurir sepeda mengatakan, dengan sepeda semua lebih praktis.


"Di dalam kota kami lebih cepat daripada mobil, karena kami bisa melewati lalu lintas padat lebih cepat dan tidak perlu mencari tempat parkir," kata Marcus Hanauld yang sudah tiga minggu melayani pesan antar pengujian virus corona, seperti dikutip dari MotorWorld, Rabu (14/10).

Seperti banyak negara di Eropa, Austria sedang berjuang untuk menahan lonjakan jumlah kasus virus corona. Wina saat ini menyumbang sekitar sepertiga dari keseluruhan infeksi negara itu.

Para kurir sepeda Veloce telah mengirimkan tes Covid-19 sejak awal Oktober lalu.
Mereka mengenakan masker, kacamata, dan sarung tangan bedah baru. Setiap kurir mendatangi warga dan memberikan secangkir larutan garam untuk berkumur, setidaknya setengah menit. Lalu meludahkan larutan tersebut ke dalam tabung reaksi yang disiapkan. Petugas pun membawa tabung itu dalam tas sampel yang terlindungi dan meletakkannya di dalam tas yang telah terisolasi.

Setiap kurir dilatih untuk mengelola dan menyimpan semua tabung itu dengan benar di dalam tas, dan bagaimana melindungi diri dari tertular Covid-19.

Warga yang telah dicek, sambil menunggu hasilnya bisa menghubungi hotline kesehatan gratis di ibukota untuk pertanyaan medis yang lebih detail.

Otoritas kesehatan di Wina melakukan pengujian itu karena adanya kritik keras bahwa pengujian dan pelacakan di kota berpenduduk 2 juta itu dianggap lambat dan tidak efisien, sehingga memungkinkan virus menyebar dengan cepat.

Pada akhir bulan, kota ingin meningkatkan tes pengujian dan menurunkan 200 kurir lagi. Untuk mereka yang dikarantina, tim medis yang akan mendatangi warga untuk memberikan uji tes.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya