Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab/Net

Dunia

Soroti Kebijakan Due Diligence, Menlu Retno Minta Inggris Duduk Bareng

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 08:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyoroti rencana Inggris untuk memberlakukan kebijakan due diligence yang akan mempengaruhi komoditas pertanian Indonesia.

Retno juga membahas kekhawatiran Indonesia tersebut dalam pertemuan bilateralnya dengan Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab saat melakukan kunjungan ke London pada Rabu (14/10).

"Saya menyatakan kekhawatiran Indonesia terhadap rencana Inggris memberlakukan tindakan due diligence untuk beberapa komoditas pertanian, termasuk kelapa sawit, kopi, kayu, dan produk kayu," kata Retno dalam konferensi pers pada Rabu malam.


Due diligence atau uji tuntas merupakan penyelidikan dan penilaian atas dipenuhinya berbagai kriteria yang menjadi persyaratan dalam proses sertifikasi produk.

Sehingga, Retno menyebut, kebijakan itu berpotensi menjadi hambatan non-tarif bagi ekspor Indonesia ke Inggris.

Sebagai mitra dagang keempat terbesar dan mitra investasi kedua terbesar dari Eropa untuk Indonesia, Inggris pun diminta untuk membahas kemungkinan pembuatan kebijakan untuk menjaga arus barang satu sama lain.

"Saya menyarankan agar kita duduk dan membahas kemungkinan pembuatan mutual recognition dan kebijakan yang telah dimiliki masing-masing mengenai supply chain sustainability," pungkas Retno.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya