Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman menemui Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana untuk membebaskan mahasiswa dari PII, GPI dan GPII yang ditahan/Repro

Politik

Bebaskan Kader PII Malam-malam, Habiburokhman: Polisi Juga Akan Perbaiki Kerusakan

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 04:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Setelah sempat menjadi jaminan pembebasan jurnalis dan aktivis mahasiswa yang ditangkap aparat kepolisian, anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman kembali mendatangi Polda Metro Jaya Rabu malam (14/10) menemui 11 kader Pelajar Islam Indonesia (PII) yang sempat diamankan polisi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Habiburokhman mengaku telah bertemu dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana. Dalam pertemuan itu, ia meminta 11 kader PII tersebut dibebaskan.

"Kami dalam rangka menindaklanjuti pemberitahuan dari teman-teman PII, Pelajar Islam Indonesia, terkait penangkapan terhadap aktivis PII kemarin," terang Habiburokhman seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.


"Alhamdulillah tepat pukul 23.55 WIB, teman-teman PII, GPI dan GPII yang kemarin ditangkap di Menteng bebas semua bisa berkumpul kembali bersama keluarga," sambung Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra  ini.

Selain bersyukur para mahasiswa dibebaskan, ia juga berharap mereka tidak terpapar Covid-19.

Menurut Habiburokman, 11 kader tersebut merupakan korban salah tangkap. Dia memastikan 11 orang tersebut tidak terlibat dalam kerusuhan di demo penolakan omnibus law UU Cipta Kerja. "Insya Allah (11 kader PII) tidak terlibat," imbuh Habiburokhman.

Dirinya memaklumi adanya salah tangkap yang sempat dilakukan oleh aparat dan hal itu menjadi konsekuensi ketika mengamankan aksi massa. Selain membebsakan, ia juga menyebutkan aparat kepolisian akan mengganti kantor Sekretariat PII yang sempat dirusak ketika mengamankan 11 kader tersebut.

"Pak Kapolda tadi bilang yang rusak-rusak akan diperbaiki. Jadi respons Pak kapolda cukup memuaskan kamilah," demikian Habiburokhman.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya