Berita

Lebanon dan Israel bertemu bahas sengketa perbatasan laut/Net

Dunia

Bersejarah, Lebanon-Israel Bertemu Bahas Sengketa Perbatasan Laut

RABU, 14 OKTOBER 2020 | 18:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Difasilitasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Amerika Serikat, Lebanon dan Israel memulai dialog penyelesaian sengketa perbatasan laut di Mediterania yang kaya akan gas alam.

Pembicaraan dilakukan di markas pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL di Naqura, Lebanon pada Rabu (14/10) selama satu jam.

Dilaporkan Reuters, dua helikopter militer Lebanon terlihat membawa delegasi ke pertemuan tersebut. Tim Lebanon dipimpin oleh seorang perwira militer, dan sisi Israel oleh direktur jenderal kementerian energinya.


Meski tidak berlangsung lama, kedua belah pihak sepakat untuk kembali bertemu dalam dua pekan ke depan atau 28 Oktober.

"Pertemuan kami hari ini akan meluncurkan rangkaian negosiasi teknis, tidak langsung, dan merupakan langkah pertama dalam perjalanan seribu mil untuk membatasi perbatasan selatan," kata tentara Lebanon mengutip kepala delegasi, Brigjen Bassam Yassin.

“Kami berharap dapat mencapai (kesepakatan) ini dalam jangka waktu yang wajar," sambungnya.

Beberapa jam sebelum pertemuan, Hizbullah dan Amal menyerukan perubahan pada tim perunding Lebanon untuk memastikan tim itu hanya menyertakan pejabat militer.

Pembicaraan yang digambarkan oleh AS sebagai peristiwa bersejarah itu dilakukan setelah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain setuju untuk menjalin hubungan penuh dengan Israel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya