Berita

Antrean untuk tes massal Covid-19 di Qingdao, China/Net

Dunia

Dalam Dua Hari, China Berhasil Lakukan 4,2 Juta Tes Covid-19 Di Qingdao

RABU, 14 OKTOBER 2020 | 12:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kecepatan tes Covid-19 yang dilakukan di China tampaknya tidak perlu diragukan lagi. Lantaran hanya dalam kurun waktu sekitar dua hari, China berhasil melakukan 4,2 juta tes Covid-19.

Tes massal dilakukan di kota pelabuhan Qingdao, Provinsi Shandong timur. Tes dilakukan setelah muncul klaster infeksi virus corona di Qingdao Chest Hospital yang merawat kasus-kasus impor.

Pada Senin (12/10), pemerintah mengumumkan akan melakukan tes massal terhadap semua penduduk Qingdao yang berjumlah 9 juta orang.


Kemudian pada Rabu (14/10), pemerintah memberikan laporan telah melakukan lebih dari 4,2 juta tes, dengan nol kasus baru yang ditemukan di antara hampir 2 juta set hasil yang diterima, seperti dikutip CNA.

Akhir pekan, Minggu (11/10), Qingdao mengonfirmasi enam kasus baru Covid-19 dan enam kasus asimtomatik. Sebagian besar kasus terkait dengan klaster rumah sakit.

Saat ini, pemerintah sudah mengunci rumah sakit dan tempat tinggal orang-orang yang terinfeksi untuk mencegah penularan virus.

Infeksi Covid-19 harian di China telah turun drastis dari puncaknya pada awal tahun ini, tetapi pemerintah masih tetap waspada untuk mencegah terjadinya penguncian yang akan sangat berdampak pada ekonomi.

Untuk menggeliatkan pariwisata, pemerintah mendorong ratusan juta orang melakukan liburan saat Golden Week.

China melaporkan 20 kasus Covid-19 baru pada Selasa (13/10), naik dari 13 kasus sehari sebelumnya.

Komisi Kesehatan Nasional mengatakan 14 kasus baru adalah infeksi impor yang berasal dari luar negeri. Enam dari kasus tersebut adalah transmisi lokal di Provinsi Shandong.

Komisi juga mengatakan 18 kasus Covid-19 asimtomatik lainnya dilaporkan pada Selasa, dibandingkan dengan 17 pada hari sebelumnya.

Sehingga, jumlah total kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di China sekarang mencapai 85.661, sementara jumlah kematian tetap tidak berubah di 4.634.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya