Berita

Pakar penyakit menular Anthony Fauci/Net

Dunia

Fauci Merasa Dilecehkan, Tegur Tim Kampanye Trump Yang Telah Mengedit Pernyataannya

RABU, 14 OKTOBER 2020 | 09:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketegangan antara Anthony Fauci dan Presiden AS Donald Trump meningkat lagi setelah pakar penyakit menular terkemuka itu menegur kampanye Trump yang menurutnya di luar konteks. Fauci meminta tim kampanye Trump segera menghapus iklan baru yang menampilkan komentarnya yang akan menjurus pada salah persepsi.

Iklan yang dirilis pada minggu lalu, tak lama setelah presiden meninggalkan Rumah Sakit Militer Walter Reed, tidak hanya berisi tanggapan presiden terhadap virus. Namun juga berisi pujian Trump terhadap dirinya sendiri yang berhasil mengalahkan virus serta menyertakan klip Fauci yang telah diedit yang membuatnya tampak seolah-olah memuji cara Trump menanggapi pandemi Covid-19.

Pada menit ke-30, terdengar Fauci berkata, "Saya tidak bisa membayangkan ada orang yang bisa berbuat lebih banyak."


Fauci mengatakan bahwa pernyataannya yang dikutip di video kampanye Trump itu adalah pernyataannya pada sebuah wawancara di bulan Maret, yang merujuk pada sesama anggota satuan tugas virus corona Gedung Putih dan pejabat kesehatan masyarakat lainnya.

"Dalam hampir lima dekade pelayanan publik, saya tidak pernah secara terbuka mendukung kandidat politik mana pun," ujar Fauci menerangkan duduk persoalannya.
"Komentar yang diatribusikan kepada saya tanpa izin saya dalam iklan kampanye itu diambil di luar konteks dari pernyataan luas yang saya buat beberapa bulan lalu tentang upaya pejabat kesehatan masyarakat," kata Fauci dalam sebuah pernyataan Minggu, seperti dikutip dari Fox News, Selasa (13/10).

Selama wawancara dengan Jake Tapper dari CNN keesokan harinya, Fauci mengatakan menurutnya kampanye tersebut harus menghapus iklan tersebut.

"Saya pikir sangat disayangkan dan sangat mengecewakan mereka melakukan itu," kata Fauci.

"Sangat jelas bahwa saya bukan orang politik, dan saya tidak pernah secara langsung atau tidak langsung mendukung seorang kandidat politik, dan untuk mengambil pernyataan yang sepenuhnya di luar konteks dan memasukkannya ke dalam iklan kampanye politik. Saya pikir, benar-benar sangat mengecewakan," kata Fauci, seperti dilaporkan The Hill.

Teguran dari Fauci datang ketika presiden telah berulang kali mencampuri pengambilan keputusan di Food and Drug Administration dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Trump juga mengecam kepala agensi tersebut, merusak pesan publik mereka.

Komentar Fauci, bagaimanapun, menandai kedua kalinya dalam beberapa minggu dia secara terbuka menjauhkan diri dari Trump.

Selama debat presiden pertama, pada 29 September, Trump menyatakan bahwa pejabat kesehatannya telah berubah pikiran tentang manfaat masker selama pandemi, dengan catatan bahwa CDC tidak selalu merekomendasikan penggunaan penutup wajah.

"Fauci mengatakan sebaliknya. Dia dengan sangat tegas mengatakan masker itu tidak baik, dan kemudian dia berubah pikiran. Dia mengatakan masker itu bagus," kata Trump.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya