Berita

Tokoh nasional DR. Rizal Ramli bersama rakyat/Net

Politik

Rizal Ramli: Pemimpin Dinilai Dari Tindakan Dan Kebijakan, Bukan Seringnya Ngegombal

RABU, 14 OKTOBER 2020 | 08:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi mahasiswa dan petani garam di pintu masuk Jembatan Suramadu, Bangkalan pada Selasa (13/10) disoroti tokoh nasional DR. Rizal Ramli.

Dalam aksi ini, para demonstran berkumpul di jalan akses Suramadu untuk menutup jalan. Mereka kemudian melakukan orasi dan menaburkan sekitar 2 ton garam.

Aksi dilakukan karena harga garam yang merosot drastis dan tidak ada kepekaan dari pemerintah akan nasib petani garam.


Melalui akun Twitter pribadinya, DR. Rizal Ramli mengingatkan kepada publik bahwa pernyataan tidak akan menyusahkan rakyat yang keluar dari pemimpin sebatas retorika kosong. 

Ini lantaran pada kenyataannya, rakyat kecil seperti petani garam di Suramadu tidak mendapat kebijakan yang menguntungkan bagi mereka.

“Ada yang sesumbar: ‘Tidak ada niat menyusahkan rakyat’. Itu hanya retorika-retorika kosong. Tapi kebijakannya berkali-kali sangat-sangat merugikan rakyat,” tuturnya.

Kepada pemerintah, Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu menggarisbawahi bahwa seorang pemimpin tidak dinilai dari ucapan. Mereka akan dinilai merakyat dari tindakan dan kebijakan yang diambil.

“Pemimpin itu dinilai dari tindakan, strategi, dan kebijakan-kebijakannya, bukan dari seringnya ngegombal,” demikian Rizal Ramli.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya