Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memeriksa situs pemulihan kerusakan yang dipengaruhi oleh hujan lebat dan angin yang disebabkan oleh topan baru-baru ini, di Distrik Geomdeok, Provinsi Hamgyong Selatan/Net

Dunia

Korea Utara Akan Bangun Ribuan Rumah Baru Untuk Lima Tahun Mendatang

RABU, 14 OKTOBER 2020 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan keprihatinannya atas musibah topan yang melanda beberapa wilayah. Dalam kunjungannya ke salah satu wilayah yang terdampak, Kim menyaksikan puluhan rumah yang menjadi hunian warga lebih dari 50 tahun telah rusak. Ia mendesak militer untuk memulai rencana konstruksi segera.

Korea Utara mengalami tahun yang berat karena pandemi virus corona, adanya sanksi internasional, serta musibah topan yang melanda kota-kota belakangan ini.

Kunjungan itu dilakukan setelah Kim terlihat meneteskan air mata pada akhir pekan saat dia merasa telah gagal memimpin negaranya dan berterima kasih kepada warga atas pengorbanan mereka sejauh ini.


Sebanyak 2.300 rumah di daerah Komdok di Provinsi Hamgyong Selatan, timur laut ibu kota Pyongyang, telah mencapai tingkat konstruksi 60 persen yang dilakukan bersama para militer, seperti dilaporkan media pemerintah.

Kim menjanjikan akan membangun sebanyak 25 ribu rumah untuk lima tahun ke depan. Untuk itu dia menyerukan 'revolusi' dalam rencana konstruksinya yang akan diresmikan pada Januari tahun depan, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (14/10).

Minggu lalu, Kim telah meminta negaranya untuk memulai gerakan segera selama 80 hari, untuk mencapai tujuan ekonomi sebelum kongres di bulan Januari.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya