Berita

Dutabesar RI untuk China, Djauhari Oratmangun dalam Dialog Jalan Sutra pada Selasa, 13 Oktober 2020/RMOL

Dunia

Dubes Djauhari: Tujuan Kita Untuk Jadikan Indonesia Sebagai Pusat Produksi Vaksin

SELASA, 13 OKTOBER 2020 | 14:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Diplomasi yang tengah gencar dilancarkan oleh pemerintah Indonesia ke berbagai negara bukan semata-mata hanya untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Lebih jauh, Dutabesar RI untuk China, Djauhari Oratmangun menyebut, tujuan Indonesia adalah menjadi pusat pembuatan vaksin di kawasan, bahkan dunia.

Berbicara dalam diskusi virtual Dialog Jalan Sutra bertajuk "Buka-bukaan Hubungan Indonesia-China" pada Selasa (13/10), Djauhari mengatakan, kerja sama yang dilakukan oleh Indonesia melibatkan transfer of technology.


"Jadi at the end of the day, kita ingin menjadikan Indonesia itu sebagai pusat pembuatan juga, untuk kawasan-kawasan lainnya," kata Djauhari.

Menyoroti kerja sama antara Sinovac dan Bio Farma, ia juga mengatakan, kedua belah pihak telah melakukan pembahasan rinci mengenai produksi vaksin Covid-19.

Bio Farma sendiri merupakan perusahaan pembuat vaksin polio terbesar di dunia yang sudah berusia 130 tahun. Sehingga, Djauhari menjelaskan, memproduksi vaksin Covid-19 atau vaksin lainnya bukan hal yang aneh bagi mereka.

"Dari pihak sini juga Sinovac sudah berkunjung tiga atau empat minggu lalu ke Bio Farma di Indonesia. Mereka sudah bahas pembahasan yang detail," terang Djauhari.

"Kita ingin jadikan indonesia sebagai pusat pembuatan vaksin. Tidak hanya untuk vaksin Covid tetapi vaksin-vaksin yang lain juga," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya