Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Empat Pengawal Paus Fransiskus Positif Covid-19

SELASA, 13 OKTOBER 2020 | 06:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Juru bicara Vatikan melaporkan ada empat pengawal pribadi Paus Fransiskus yang dinyatakan positif Covid-19. Keempat pengawal itu telah menunjukkan gejala dan saat ini sedang menjalani karantina.

"Mereka semua mengalami gejala, dan berada dalam isolasi. Kami sedang dalam proses memverifikasi siapa yang telah melakukan kontak langsung dengan mereka," ujar Juru Bicara Vatikan, Matteo Bruni, dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Senin (12/10).

“Sementara itu, semua pengawal, baik yang bertugas maupun tidak, akan mengenakan masker di dalam dan di luar ruangan," lanjut Bruni.


Empat pengawal itu termasuk dalam korp elit, Pasukan Swiss, yang dikenal dengan seragam warna warni.

Mereka diyakini menjadi yang pertama di korps yang dites positif.

Pasukan atau Garda Swiss dibentuk pada 1506 oleh Paus Julius II sebagai pengawalnya. Saat ini, pasukan itu berjumlah lebih dari 100 orang.

Anggota Garda Swiss kebanyakan adalah pria lajang, berusia antara 19 dan 30 tahun dengan tinggi minimal 174 cm. Mereka harus penganut Katolik Roma, dan berkewarganegaraan Swiss.

Vatikan mengatakan, Paus Fransiskus yang saat ini sudah berusia 83 tahun, terus-menerus dipantau kesehatannya, terutama terkait wabah virus corona.

Vatikan minggu lalu melembagakan langkah-langkah pencegahan yang menetapkan bahwa setiap orang harus memakai masker, bahkan di luar ruangan, dan mempraktikkan jarak sosial.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya