Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto berbicara mengenai aspirasi buruh terkait omnibus law UU Cipta Kerja/Repro

Politik

Prabowo: Saya Selalu Berjuang Untuk Buruh Dan 80 Persen Permintaan Sudah Diakomodasi UU Cipta Kerja

SELASA, 13 OKTOBER 2020 | 06:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Beragam kesulitan yang dialami para buruh di Indonesia sangat dipahami Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Saya paham kesulitan buruh. Saya dari dulu berjung untuk buruh, Gerindra partai yang selalu membela buruh," kata Prabowo dalam wawancara yang direkam DPP Partai Gerindra dan dikutip redaksi, Selasa (13/10).

Berkenaan dengan omnibus law UU Cipta Kerja yang banyak diprotes para buruh, jelas Prabowo, Gerindra menjadi fraksi yang selalu mengawal pembahasan sejak masih menjadi draf Rancangan Undang-Undang.


"Waktu dibahas di DPR, Gerindra yang paling keras membela kepentingan semua, buruh petani, nelayan dan sebagainya, ada buktinya, ada rekamannya. Mungkin Fraksi Gerindra yang paling banyak ketemu tokoh-tokoh buruh dan sebagainya," jelas Menteri Pertahanan RI ini.

Namun demikian, ia mengaku tak semua keinginan buruh bisa diakomodasi dalam UU Cipta Kerja. Ada beberapa pertimbangan negara yang tak bisa megakomodasi 100 persen. Seperti halnya pertimbangan investasi hingga era globalisasi yang memuahkan investor bisa berali dari Indonesia ke negara lain.

"Bisa dikatakan dari permintaan buruh, 80 persen sudah diakomodasi di omnibus law UU Cipta Kerja ini. Kita tidak bisa 100 persen, namanya politik negara, kadang-kadang kita harus mengerti ada kebutuhan ini, itu," lanjut mantan Danjen Kopassus ini.

"Saya tahu ini (ibarat) buah simalakama, pemimpin buruh dilema. Modal itu cepat pindah, ini yang harus disadari oleh teman-teman, kawan-kawan buruh jangan emosional, jangan cepat marah, jangan mudah mau bikin aksi massa sehingga munculnya vandalisme," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya