Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Repro

Politik

Menurut Prabowo, UU Cipta Kerja Adalah Niat Baik Presiden Untuk Bangkitkan Ekonomi

SENIN, 12 OKTOBER 2020 | 23:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keberadaaan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) merupakan wujud niat baik Presiden Joko Widodo sebagai salah satu cara untuk menaikkan ekonomi Indonesia.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam wawancara khusus bersama DPP Partai Gerindra yang dikutip redaksi, Senin (12/10).

"Niat pimpinan, presiden, niat pemerintah justru ingin segera mengatasi ini dengan upaya dan kiat untuk mengurangi hambatan-hambatan yang bisa membuat lambat kebangkitan ekonomi," kata Prabowo Subianto.


Dijelaskan, keberadaan wabah Covid-19 di Tanah Air tak dipungkiri telah berdampak besar terhadap penurunan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata di mana banyak karyawan hotel yang terancam, atau bahkan sudah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) serta di sektor lainnya termasuk perusahaan jasa, dan lainnya.

"Memang buruh itu korban. Kita memahami ini, jadi ini kadang-kadang suatu dilema, katakanlah buah simalakama. Kita mau bantu buruh, sekarang dan semua yang sulit tidak hanya buruh. Ada orang yang tidak (bekerja) di pabrik, kerja dia kerja harian. Tukang gunting rambut, ada tukang kaki lima, soto, dan sebagainya. Dengan Covid orang takut, tidak belanja," lanjut Prabowo.

Ia mengaku sangat memahami apa yang menjadi tuntutan para buruh saat ini. Namun di sisi lain, tak bisa diabaikan kondisi negara sedang kesusahan.

"Sekarang ini pandemi Covid-19 sangat berbahaya. Ini wabah dunia, ini katakanlah mengguncangkan ekonomi dunia. PHK itu di mana-mana seluruh dunia. Jadi saya paham buruh merasa paling terkena dan mereka korban daripada ini semua," demikian Prabowo.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya