Berita

Demo mahasiswa menolak pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja/RMOL

Politik

Tak Cuma Demokrat, Fitnah Pendanaan Demo Juga Lukai Buruh Dan Ormas Mahasiswa

SENIN, 12 OKTOBER 2020 | 03:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kabar yang menyebut Partai Demokrat mendanai setiap aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang terjadi beberapa pekan ini adalah fitnah dan hoax.

"Bahwa pernyataan aksi dan gerakan besar penolakan UU Ciptaker diinisiasi dan didanai oleh Partai Demokrat atau Cikeas adalah pernyataan fitnah dan hoax. Tidak berdasar," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Ciamis Sopwan Ismail kepada Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (11/10).

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ciamis ini juga mengatakan, benar Partai Demokrat melakukan penolakan terhadap omnibus law RUU Ciptaker. Dia menegaskan, sikap berbeda tersebut merupakan hal biasa dalam demokrasi.


"Penolakan UU Ciptaker juga dilakukan oleh ormas besar seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, akademisi, LSM, serikat buruh, organisasi mahasiswa serta beberapa kepala daerah," beber Sopwan.

Namun demikian, sikap tersebut tak serta-merta membenarkan fitnah yang ditujukan kepada partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut. Menurutnya, pernyataan yang menuduh Demokrat sebagai pendana aksi telah melecehkan kaum buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat lain.

Karena, jelasnya, mereka yang turun ke jalan, murni menyuarakan penolakan UU Ciptaker.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya