Berita

Greta Thunberg/Net

Dunia

Dapat Dukungan Dari Greta Thunberg, Joe Biden Bisa Kumpulkan Suara Pemilih Muda

MINGGU, 11 OKTOBER 2020 | 06:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) hanya tinggal menghitung hari. Baik Joe Biden dari Partai Demokrat dan Presiden Donald Trump dari Partai Republik masih terus menggalang dukungan sebesar-besarnya.

Dukungan untuk Biden sendiri bertambah dari seorang remaja aktivis perubahan iklim, Greta Thunberg.

Melaluinya tweet-nya pada Sabtu (10/10), remaja Swedia berusia 17 tahun tersebut mengaku tidak pernah terlibat dalam politik partai. Namun pemilihan umum AS menurutnya sangat penting dalam menyangkut masa depan iklim global.


"Dari perspektif iklim, itu sangat jauh dari cukup dan banyak dari Anda tentu saja mendukung kandidat lain. Tapi, maksud saya… Anda tahu… sial! Bersiap dan minta semua orang untuk memilih #Biden," tulisnya dalam akun Twitter, @Greta Thuberg.

Dukungan Thunberg tampaknya akan mendorong partisipasi pemilih muda yang biasanya cenderung enggan memilih kandidat yang lebih tua.

Keberhasilan Thunberg untuk menggerakkan masa dapat dilihat dari gerakan protes iklim global setelah ia melakukan aksi pemogokan di luar parlemen Swedia pada 2018.

Pengaruh Thunberg yang besar juga membuatnya dinobatkan sebagai "Person of the Year" oleh Majalah Time pada 2019.

Thunberg dan gerakan Fridays for Future juga masuk nominasi peraih Hadiah Nobel Perdamaian, meski akhirnya dimenangkan oleh Program Pangan Dunia (WFP) dari PBB.

Trump pernah mengejek Thunberg dengan mengatakan bahwa gadis tersebut perlu mengatasi masalah manajemen emosinya dengan pergi menonton film yang bagus bersama teman.

Ejekan tersebut muncul ketika Thunberg berpidato di KTT Perubahan Iklim PBB tahun lalu. Ketika itu, ia marah dan mengecam para pemimpin dunia karena gagal menangani perubahan iklim.

Pidatonya yang bertajuk "How Dare You?" pun sontak dipuji. Namun tidak oleh Trump.

Di samping itu, Trump yang seorang Republik justru berhasil menggagalkan setiap upaya global AS di bawah pemerintahan Presiden Barack Obama terkait pencegahan perubahan iklim. Salah satunya dengan keluar dari KTT Paris.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya