Berita

Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Arteria Dahlan/Net

Politik

Arteria Dahlan: Saya Saksi Hidup, Pembahasan UU Cipta Kerja Sudah Sangat Transparan!

SABTU, 10 OKTOBER 2020 | 04:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Anggapan ketidaktransparan dalam pembahasan omnibus law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja yang kini sudah disahkan sebagai undang-undang disesalkan oleh anggota DPR RI Fraksi PDIP, Arteria Dahlan.

Sebab, Arteria Dahlan mengaku telah terlibat langsung dalam pembahasan UU Cipta Kerja di DPR RI.

"Juju, sebagai bagian dari Panitia Kerja Badan Legislasi DPR RI RUU Cipta Kerja saya sangat sedih, prihatin, dan kecewa atas pemberitaan yang cenderung hoax, memuat informasi yang tidak benar, jauh dari fakta yang sebenarnya," kata Arteria Dahlan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/10).


Secara tegas, ia tak sependapat dengan beberapa pihak yang menilai pembahasan UU sapu jagat tersebut dilakukan tidak transparan, tergesa-gesa, bahkan dianggap dipaksakan dan tanpa melibatkan pekerja.

"Saya saksi hidup di mana pembahasan RUU Cipta Kerja dilaksanakan secara transparan, RUU inilah yang dari detik pertama pembahasannya diliput langsung oleh media elektronik, media digital, media sosial dan terakses langsung oleh publik," lanjutnya.

Sejauh ini, DPR RI telah banyak melibatkan ahli dan akademisi, serta seluruh stakeholder terkait dalam pembahasan. Khusus untuk klaster ketenagakerjaan, jelasnya, pembahasan bahkan ditunda paling akhir, agar Baleg DPR RI dapat menyerap masukan dari semua pihak, termasuk memberikan ruang kepada serikat pekerja dalam membantu merumuskan materi muatan yang terbaik.

"Pembahasan klaster ketenagakerjaan di DPR dilakukan secara seksama, khidmat, melibatkan banyak pihak, penuh kehati-hatian, cermat dan mengakomodir seluruh permasalahan-permasalahan yang menjadi hal-hal penting dan manjadi bagian dari perjuangannya pekerja," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya