Berita

Gambar satelit yang menunjukkan barak baru China di dekat perbatasan dengan India dan Nepal/Net

Dunia

China Dirikan Barak Tentara Pembebasan Rakyat Di Dekat Perbatasannya Dengan India-Nepal

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 16:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dilaporkan sudah mempersiapkan pasukan Tentara Pembebasan Rakyat (T) di sepanjang perbatasan India-Nepal-China.

Berdasarkan gambar-gambar satelit yang dimuat Sputnik pada Jumat (9/10), PLA tampak sudah mendirikan barak baru yang terletak di ketinggian 4.000 meter dan berada dalam radius 100 kilometer dari perbatasan India-China.

Selain itu, dari video yang dirilis oleh media China, Beijing juga tampaknya sudah meresmikan barak di Kabupaten Zanda, Tibet.


Daerah tersebut konon dibangun di dekat negara bagian Uttarakhand, India.

Dalam laporan media, China telah mengerahkan hampir 50 ribu tentara PLA ke daerah Depsang di Ladakh sejak Mei. Sejumlah artileri, pasukan, peluncur roket, dan tank juga dapat terlihat di daerah Depsange.

Dalam beberapa waktu terakhir, hubungan China dan negara-negara tetangganya seperti India dan Nepal memburuk.

Pada pertengahan Juni, tentara India dan China mengalami bentrokan di wilayah Ladakh, yang membuat 20 tentara India dilaporkan meninggal dunia.

China sendiri tampaknya saat ini tengah memanfaatkan hubungan buruk antara India dan Nepal yang tengah bersengketa. Baik India dan Nepal mengklaim wilayah yang terletak di pertigaan India, Nepal, dan China.

Wilayah tersebut adalah Kalapani dan Lipulekh. Namun baru-baru ini, Nepal juga mengklaim Limpiyadhura sebagai wilayahnya sendiri dengan mengeluarkan peta politik baru.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya