Berita

Menteri Perdagangan Turki Ruhsar Pekcan/Net

Dunia

Turki Percaya Diri Jadi Negara Tercepat Ketiga Pulih Dari Pandemi Covid-19 Setelah China Dan Korea Selatan

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 15:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Perdagangan Turki Ruhsar Pekcan dengan percaya diri mengatakan bahwa negaranya akan akan menjadi salah satu negara dengan pemulihan tercepat dari pandemi virus corona baru

Merujuk pada laporan OECD terbaru, Turki - setelah China dan Korea Selatan - akan menjadi salah satu negara yang paling tidak terpengaruh oleh penurunan ekonomi global yang disebabkan oleh pandemi, demikian kata Pekcan dalam Forum Bisnis Turki-Afrika, yang diselenggarakan oleh Turki Badan Hubungan Ekonomi Luar Negeri (DEIK), Kamis (8/10) waktu setempat.

Dalam acara tersebut, para peserta membahas hubungan ekonomi pasca pandemi antara Turki dan Afrika, serta beberapa topik lainnya seperti e-commerce, pertanian dan perjanjian perdagangan bebas.


Pekcan menggarisbawahi bahwa forum tersebut menampung para pebisnis dari 81 negara, di mana lebih dari 60 di antaranya adalah negara Afrika, menambahkan bahwa lebih dari 50 pembicara internasional akan berbicara di acara tersebut.

"Turki mengutamakan konsep win-win dengan hubungan Afrika," ungkapnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (9/10).

Pekcan mengatakan bahwa meskipun Turki membela hak dan manfaatnya, Turki juga mementingkan hak-hak negara paling kurang berkembang.

Dia ingat bahwa perdagangan bilateral Turki naik 7 persen, mencapai 26,2 miliar dolar AS tahun lalu dan terdampar pada18,2 miliar dolar AS dalam sembilan bulan pertama tahun 2020 meskipun ada wabah virus.

"Perdagangan dan investasi antara kedua belah pihak akan berkembang lebih jauh di periode mendatang," tambah Pekcan.

Nail Olpak, ketua DEIK, dalam diskusi tersebut mengatakan: "Kami dapat mengembangkan lebih banyak proyek investasi dan kerja sama, termasuk PPP [kemitraan publik-swasta], terutama di bidang-bidang seperti kesehatan, transportasi, teknik dan arsitektur, perbankan, manufaktur, dan industri di mana teknologi informasi digunakan.

Dalam pidatonya, Olpak mencatat upaya Pekcan yang sedang berlangsung untuk membangun pusat logistik di Afrika, mengatakan pusat-pusat ini sangat penting dalam hal rantai pasokan.

Dia mengatakan visi Uni Afrika 2063 dan tujuannya di bidang manufaktur, industrialisasi dan produksi nilai tambah, yang akan mengubah Afrika menjadi pusat kekuatan global, juga membentuk hubungan ekonomi Turki dengan benua itu.

Di sisi lain, masalah terbesar dari sektor swasta Turki di Afrika adalah pembiayaan kegiatannya, katanya, seraya menambahkan bahwa meskipun Turk Eximbank memberikan dukungan intensif untuk operasi ini, diperlukan lebih banyak dukungan.

Sementara itu Komisaris Urusan Ekonomi Komisi Uni Afrika Victor Harison, mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah sangat merusak benua Afrika, dengan 1,5 juta orang terinfeksi dan 36 ribu orang meninggal.

"Sebelum pandemi, perkiraan pertumbuhan PDB Afrika untuk tahun 2020 adalah 3,4 persen. Prediksi saat ini antara minus 4,9 persen dan minus 2,1 persen," kata Harison.

"Tingkat inflasi saat ini lebih dari 5 persen di beberapa negara Afrika," tambahnya.

Benua itu perlu meningkatkan ekspor manufakturnya dan mengurangi penggunaan barang olahan untuk menutup kesenjangan fiskalnya, ungkap Harison.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya