Berita

Penyair Amerika Louise Gluck peraih Nobel Sastra 2020/Net

Dunia

Penyair Amerika Louise Gluck Raih Nobel Sastra 2020, Tapi Mungkin Tanpa Upacara Pemberian Hadiah

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyair Amerika Louise Gluck, seorang penulis yang terkenal dengan tema masa kanak-kanak dan kehidupan keluarga, berhasil memenangkan Hadiah Nobel Sastra 2020 pada Kamis (8/10).

Gluck sebelumnya memenangkan Hadiah Pulitzer pada tahun 1993 untuk koleksinya 'The Wild Iris', dan Penghargaan Buku Nasional pada tahun 2014.

Selama ini Penghargaan sastra telah dirundung kontroversi selama beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2019 misalnya, Akademi secara luar biasa menetapkan dua pemenang setelah menunda hadiah pada 2018 pasca terjadi skandal pelecehan seksual yang melibatkan suami salah satu anggotanya, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/10).


Akademi yang berusia 234 tahun yang penuh rahasia itu kemudian mengumumkan perubahan yang disebutnya sebagai peningkatan transparansi proses penghargaan.

Tetapi salah satu pemenang sastra yang diumumkan tahun lalu, novelis dan penulis drama Austria Peter Handke, telah menuai kritik internasional yang luas atas penggambarannya tentang Serbia sebagai korban selama perang Balkan tahun 1990-an dan karena menghadiri pemakaman pemimpin kuat nasionalisnya, Slobodan Milosevic.

Milosevic tewas dalam penahanan tahun 2006 saat menunggu persidangan atas tuduhan genosida di pengadilan kejahatan perang PBB di Den Haag.

Penghargaan sastra 2016 yang diberikan kepada penyanyi dan penulis lagu Amerika Bob Dylan menyisakan pertanyaan tentang apakah seorang musisi populer harus diberi penghargaan yang sebagian besar menjadi domain novelis dan penulis drama.

Hadiah Nobel dinamai sesuai dengan nama penemunya, yaitu pengusaha kaya Alfred Nobel dan telah diberikan sejak 1901 untuk prestasi di bidang ilmu pengetahuan, sastra dan perdamaian.

Hadiah Nobel untuk kedokteran, fisika dan kimia diberikan awal pekan ini , dan hadiah perdamaian akan diumumkan pada hari Jumat mendatang.

Seperti banyak kehidupan publik di seluruh dunia, penghargaan tahun ini telah berlangsung di bawah bayang-bayang pandemi virus corona, yang menyebabkan pembatalan upacara pemberian hadiah Nobel yang biasanya dirayakan dengan meriah setiap Desember di Stockholm.

Mengatasi hal itu, para penerima akan tetap berada di negaranya masing-masing sementara Akademi mengumumkan nama-nama mereka lewat siaran televisi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya