Berita

Senator Kamala Harris/Net

Dunia

Trump Kembali Menyerang Harris Sebagai Monster

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Donald Trump menyerang Senator Kamala Harris dengan menyebutnya sebagai 'monster'. Tidak hanya itu, Trump juga pernah memanggilnya dengan 'mengerikan', 'sangat tidak disukai' bahkan...'Komunis'! 

"Monster yang berada di panggung bersama Mike Pence, yang menghancurkannya tadi malam. Monster ini, dia bilang tidak, tidak, tidak akan ada fracking, semua yang dia katakan adalah bohong," kata Trump dalam wawancara dengan Fox News, Kamis (8/10).

Ini bukan pertama kalinya Trump melancarkan serangan tak berdasar terhadap calon wakil presiden dari Partai Demokrat itu sejak dia menjadi calon wakil presiden dari Partai Demokrat dan perempuan kulit hitam pertama yang mendapat tiket partai besar.


Panggilan lain Trump untuk Harris: 'tidak kompeten' dan orang yang 'super liberal'. Trump juga selalu memberi gambaran buruk bagaimana jika Harris terpilih mendampingi Biden.

Pada rapat umum September di Fayetteville, Carolina Utara, Trump mengarang percakapan Gedung Putih di mana Joe Biden dipaksa untuk menandatangani dokumen yang tidak dia mengerti.

Dia menirukan ucapan Biden: "Saya lelah. Saya ingin istirahat. Saya ingin membiarkan Kamala mengambil alih sebagai presiden!"

"Suatu hari nanti kita akan memiliki presiden perempuan. Tapi tahukah Anda? Bukan Kamala," kata Trump.

"Tidak pernah!" seseorang di antara kerumunan itu berteriak.

Tim kampanye Harris menolak mengomentari komentar 'monster' Trump pada Kamis pagi.

Dalam wawancara eksklusif dengan pembawa acara ABC, David Muir, pada bulan Agustus lalu, Harris menepis penghinaan yang ditujukan kepadanya oleh Trump, dengan mengatakan itu mencerminkan upaya presiden untuk mengalihkan perhatian rakyat Amerika.

"Presiden Trump menyebut Anda sebagai 'jahat', semacam 'wanita gila', 'bencana', 'paling kejam', 'paling mengerikan,' 'paling tidak menghormati siapa pun di Senat AS.' Bagaimana Anda mendefinisikan apa yang Anda dengar dari presiden?" tanya Muir bertanya pada Harris.

Senator California itu menjawab, "Saya pikir ada banyak hal yang keluar dari mulut Donald Trump yang dirancang untuk mengalihkan perhatian orang Amerika dari apa yang dia lakukan setiap hari. Itu tentang pengabaian, kelalaian, dan kerugian bagi rakyat Amerika."

Shaunna Thomas, direktur eksekutif organisasi UltraViolet, komunitas satu juta orang yang melawan seksisme, mengatakan bahwa perempuan terlalu lelah dengan rasisme Trump.

"Trump membahas rasisme dan seksisme yang telah menyebabkan dia memiliki kesenjangan gender terbesar dalam sejarah," kata Thomas. "Wanita lelah dengan ini. Kita sudah selesai. Dan kita akan muncul dalam jumlah yang sangat banyak untuk memilih pria ini keluar." 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya